POULTRYINDONESIA, Kabupaten Tangerang – Asosiasi Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) telah menyelenggarakan kongres ke-15 dengan agenda laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2020 – 2024, sekaligus memilih ketua dan jajaran pengurus periode 2024 – 2028. Acara yang berlangsung pada Rabu (21/9) sampai Kamis (22/9) di Episode Hotel, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, memutuskan untuk mengangkat kembali Dr. drh. Desianto Budi Utomo M.Phil., PhD., menjadi Ketua Umum GPMT periode 2024 – 2028.
Dalam sambutannya, Desianto menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan dari segenap anggota GPMT yang sudah memilih dirinya untuk menjadi nahkoda GPMT selama 4 tahun ke depan. Dirinya juga menyampaikan bahwa kerjasama antar lembaga, asosiasi strategis dan mitra dari GPMT merupakan kunci supaya organisasi GPMT bisa terus mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama – sama.
“Kerjasama antar lembaga, asosiasi strategis dan mitra dari GPMT harus terus dijaga untuk dapat mencapai tujuan bersama. Kami juga ingin menyampaikan rasa terima kasih kami baik kepada Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kemenko Perekonomian, Kementerian Perindustrian atas dukungan yang telah diberikan kepada asosiasi GPMT. Marilah kita bersama – sama menapak dalam langkah yang serasi sehingga bisa tumbuh bersama – sama,” ujar Desianto.
Pada acara tersebut dihadiri juga oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan yaitu drh. Agung Suganda, mewakili Menteri Pertanian yang berhalangan hadir. Menurutnya, industri pakan memegang peran vital dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Agung juga menegaskan bahwa pentingnya kontribusi industri pakan, terutama dalam menghadapi tantangan peningkatan konsumsi protein hewani di tengah pertumbuhan penduduk dan peningkatan pendapatan masyarakat. “Pertumbuhan penduduk Indonesia yang diperkirakan akan mencapai 317,23 juta jiwa pada tahun 2040 dan 328,93 juta jiwa pada tahun 2050 akan menuntut tersedianya pangan dalam jumlah yang cukup, terjangkau, serta memenuhi aspek mutu dan kehalalan,” ujar Agung Suganda. 
Dirjen PKH juga menyoroti bahwa pangan hewani berbasis unggas telah menjadi alternatif utama dalam memenuhi kebutuhan protein masyarakat. Mengutip data dari Badan Pangan Nasional. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran industri pakan dalam mendukung produksi protein hewani yang murah dan mudah diakses oleh masyarakat. “Tingkat partisipasi konsumsi telur mencapai 92,77%, sementara konsumsi daging unggas sebesar 66,11%. Namun, biaya pakan juga merupakan komponen terbesar dalam produksi daging, telur, dan susu, dengan kontribusi mencapai 70,62% pada budidaya ayam ras petelur dan 56,95% pada budidaya ayam ras pedaging. Dinamika harga pakan sangat berpengaruh terhadap harga produk peternakan serta pendapatan dan kesejahteraan peternak,” ungkapnya.
Agung Suganda berharap bahwa GPMT dapat terus berkontribusi dalam menciptakan efisiensi dan daya saing di industri pakan, yang pada gilirannya akan mendukung efisiensi dan daya saing produk peternakan Indonesia di pasar global. Industri pakan di Indonesia telah berkembang pesat dalam empat tahun terakhir, dengan produksi yang meningkat dari 15,89 juta ton pada tahun 2020 menjadi 17,94 juta ton pada tahun 2023. “Sebanyak 97% dari total produksi pakan digunakan untuk pakan unggas, yang menjadi tulang punggung produksi protein hewani nasional. Saya berharap GPMT dapat terus mengoptimalkan pemanfaatan bahan pakan lokal untuk mengurangi ketergantungan pada impor serta mendukung kelangsungan usaha peternak mandiri sebagai salah satu pilar penyangga peternakan di Indonesia,” tuturnya. Domi
Berikut susunan pengurus GPMT masa bakti 2024 – 2028
SUSUNAN BADAN PENGURUS GPMT
MASA BAKTI 2024 – 2028
Penasehat
a. Jemmy Wijaya (PT. Charoen Pokphand Indonesia)
b. Budiarto Soebijanto (PT. Japfa Comfeed Indonesia)
Ketua Umum
Desianto B. Utomo (PT. Charoen Pokphand Indonesia)
Ketua
Johan (PT. Japfa Comfeed Indonesia)
Ketua
Tevi Melviana (PT. New Hope Indonesia)
Ketua
Bagus Pekik (PT. De Heus Indonesia)
Ketua
Deny Mulyono (PT. Central Proteina Prima)
Sekretaris Jenderal
Yetti Liza (PT. Malindo Feedmill)
Bendahara
Azrul Arifin (PT. Japfa Comfeed Indonesia)
BADAN PENGURUS PUSAT
Pakan Agro
a. Anang Hermanta (PT. Sinta Prima Feedmill)
b. Sulistiyono (PT CJ Feed and Care Indonesia)
Pakan Akua
a. Andhi Trapsilo (PT. Suri Tani Pemuka)
b. Fauzan (PT. Gold Coin Indonesia)
Bahan Baku
a. Yussar Wirawan (PT. Charoen Pokphand Indonesia)
b. Yenny Wijaya (PT. Sreeya Sewu Indonesia)
c. Umi Fadhilah (PT. New Hope Indonesia)
Organisasi (Internal)
Helsintha (PT. CJ Feed and Care Indonesia)
Hubungan Antar Lembaga (Eksternal)
Firmansyah Sachroni (PT. Cargill Indonesia)
Legal
Wesly Manullang (PT. Charoen Pokphand Indonesia)
Sosial Media
Hendra Lukito (PT. Charoen Pokphand Indonesia)