POULTRYINDONESIA, Jakarta – Di tengah iklim perunggasan yang berfluktuatif, Koperasi Berkah Telur Blitar (BTB) berhasil mencetak prestasi nasional dengan meraih penghargaan sebagai Best Supplier Telur dalam program Penyaluran Bantuan Pangan Pengentasan Stunting. Penghargaan ini diberikan dalam acara Appreciation Night Program Penyaluran Bantuan Pangan Pengentasan Stunting 2024, yang digelar oleh ID Food, Badan Pangan Nasional, dan BTN. Acara yang digelar di Jakarta, Kamis (17/10) ini merupakan bentuk apresiasi kepada berbagai pihak yang berkontribusi dalam upaya penanggulangan stunting, sebuah masalah gizi yang mendesak di Indonesia.
Diluncurkan pada September 2023 oleh Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (SPHP Bapanas), koperasi ini telah membuktikan keberhasilannya dalam menyediakan telur sebagai sumber protein utama bagi anak-anak di tujuh provinsi di Indonesia. Dimana koperasi BTB mendistribusikan paket bantuan pangan untuk periode Januari hingga Juni, yang dilakukan pada bulan Agustus hingga September 2024. Setiap paket bantuan berisi 10 butir telur dan karkas, yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan protein anak-anak guna mengurangi angka stunting.
Dalam keterangannya, Ketua Koperasi BTB, Yesi Yuni Astuti menyampaikan bahwa pencapaian ini adalah bukti keseriusan koperasi dalam memberdayakan peternak lokal dan UMKM di Blitar Raya. Menurutnya penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi pemacu bagi koperasi untuk terus mendukung para peternak dan menghadirkan produk pangan berkualitas tinggi.
“Alhamdulillah syukur tidak terhingga dalam kurun waktu 5 bulan ini, koperasi BTB mendapatkan penghargaan dari 2 lembaga nasional yaitu Bapanas dan ID Food,” ujarnya. Dirinya menambahkan bahwa koperasi BTB tidak hanya menyediakan telur sebagai produk unggulan, tetapi juga mengembangkan beras Berkah dan berbagai produk pangan olahan. Dengan diversifikasi produk, koperasi ini mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang beragam sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal. Keberhasilan ini merupakan wujud dari pendekatan terintegrasi dalam pengelolaan pangan yang tidak hanya bergantung pada satu jenis produk.
Untuk informasi, dalam kegiatan tersebut turut diberikan apresiasi dan penghargaan kepada Provinsi/Daerah Penyalur Bantuan Pangan, Best Supplier, Perwakilan KRS, Public Service Obligation (PSO) Hero, Transporter yang diberikan kepada PT Pos Indonesia (Persero) dan PT BGR Logistik Indonesia, serta Asosiasi yang diwakili Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) dan Komunitas Peternak Unggas Nasional (KPUN).