Meski belum ada putusan pengadilan, namun indikasi kontaminasi Salmonella di produk ayam ritel raksasa global ini kemungkinan besar akan berdampak pada kepercayaan konsumen.
Produk satu ekor ayam panggang guling siap saji atau yang dikenal sebagai ayam rotisserie, telah lama menjadi ikon penjualan di Costco, raksasa ritel asal Amerika Serikat. Perusahaan ini dikenal menawarkan berbagai produk berkualitas dengan harga kompetitif, mulai dari kebutuhan pangan hingga barang elektronik. Melalui model bisnis berbasis keanggotaan berbayar, memungkinkan pelanggan berbelanja dalam jumlah yang besar dengan harga grosir. Strategi ini juga yang menjadi fondasi citra harga murah melekat pada Costco.
Menurut artikel Daniel Kline di TheStreet, ayam rotisserie Costco yang dipasarkan dengan harga US$4,99 telah lama menjadi produk favorit sekaligus instrumen bisnis perusahaan. Produk ini diposisikan sebagai loss leader, yakni barang yang dijual sangat murah, bahkan berpotensi di bawah biaya produksi, untuk mendorong kunjungan pelanggan ke toko dan memicu pembelian produk lain dengan margin lebih tinggi. Strategi tersebut efektif menjaga arus pelanggan dan memperkuat loyalitas anggota.
Namun di balik daya tarik harga itu, muncul persoalan yang lebih serius. Tuduhan kontaminasi Salmonella yang mengalihkan fokus dari “harga murah” menjadi isu keamanan pangan. Produk yang selama ini identik dengan nilai ekonomis kini berada dalam bayang-bayang risiko kesehatan.
Pada Februari 2026, Costco menghadapi gugatan hukum serius menyusul tuduhan kontaminasi bakteri Salmonella pada lini produk ayamnya. Gugatan tersebut pertama kali diajukan di pengadilan federal Seattle pada 12 Februari 2026. Usut punya usut, tuduhan ini didasari atas temuan bahwa fasilitas pengolahan ayam milik Costco, Lincoln Premium Poultry, yang berlokasi di Fremont, Nebraska, berulang kali gagal memenuhi standar keamanan Salmonella yang diuji secara berkala oleh United States Department of Agriculture (USDA). 
Sejak mulai beroperasi pada 2019, pabrik pengolahan itu tercatat menerima peringkat Kategori 3 (kategori terendah) yang diberi USDA dalam 92% periode pelaporan. “Dari laporan terbaru, yaitu antara bulan September 2023 hingga Juli 2025, pabrik ini bahkan menerima peringkat Kategori 3 dari 100% laporan,” ujar direktur Farm Forward, Andrew deCoriolis, yang menunjukkan bahwa tingkat kontaminasi di pabrik ayam Costco semakin memburuk.
Pernyataan tersebut memperkuat dugaan bahwa pengendalian kontaminasi belum ditanggapi serius. Sorotan publik semakin tajam ketika Consumer Reports menetapkan Lincoln Premium Poultry sebagai salah satu pabrik unggas dengan tingkat temuan Salmonella tertinggi dalam data yang dihimpun hingga Juli 2025. 
Dasar Gugatan
Isu ini mulai mencuat ke ruang publik setelah laporan media menelaah data inspeksi USDA. Dalam dokumen pengadilan yang dirujuk Reuters, penggugat tidak menyatakan dirinya jatuh sakit setelah mengonsumsi produk tersebut. Namun ia menegaskan adanya kerugian ekonomi akibat tidak adanya informasi risiko kontaminasi oleh pihak retail. Gugatan diajukan dalam bentuk proposed class action, yang artinya penggugat mewakili kelompok konsumen yang membeli produk serupa.