POULTRYINDONESIA, Blitar – Koperasi Berkah Telur Blitar (BTB) menggelar Rapat Anggota Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RARK–RAPB) Tahun Buku 2026, Kamis (25/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu rumah makan di kawasan Tlogo Kanigoro, Kabupaten Blitar.
Rapat dihadiri perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Blitar, yakni Arief Djaelani, S.T. selaku Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi serta Ali Murtadlo, S.E. selaku penelaah teknis kebijakan. Turut hadir seluruh pengurus dan pengawas koperasi, para manajer divisi ekonomi Koperasi BTB, serta perwakilan anggota dari setiap kecamatan.
Ketua Koperasi Berkah Telur Blitar, Yesi Yuni, dalam sambutannya menyampaikan perjalanan singkat namun progresif koperasi sejak berdiri pada 8 Juni 2023. Ia mengungkapkan bahwa pada Desember 2023, koperasi sudah mampu menyelenggarakan RARK–RAPB Tahun Buku 2024, kemudian menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) pertama pada Januari 2024 sekaligus membagikan Sisa Hasil Usaha (SHU) meski usia koperasi baru enam bulan.
“Pada Desember 2024 kami kembali melaksanakan RARK–RAPB Tahun Kerja 2025 dan Januari 2025 menggelar RAT kedua. Hari ini, 25 Desember 2025, kami kembali melaksanakan RARK–RAPB Tahun Buku 2026. Ini menunjukkan bahwa seluruh perangkat berkoperasi dijalankan secara konsisten dan sesuai aturan,” ujar Yesi.
Ketua Koperasi BTB tengah memberikan arahan dalam RARK–RAPB 2026
Ia menegaskan, konsistensi tersebut mencerminkan komitmen pengurus dalam mengelola koperasi secara hati-hati, profesional, dan bertanggung jawab. Lebih lanjut, Yesi menjelaskan bahwa koperasi memiliki tiga perangkat utama sesuai ketentuan, yakni RARK untuk menyusun rencana kerja tahunan, RAT sebagai forum pertanggungjawaban kinerja, serta Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) untuk membahas isu-isu strategis dan mendesak.
Dalam RARK Tahun Buku 2026, para manajer divisi ekonomi Koperasi BTB mempresentasikan rencana kerja masing-masing untuk satu tahun ke depan. Dari sebelumnya tujuh divisi ekonomi, koperasi memutuskan untuk melakukan penyesuaian dengan memvakumkan sementara dua divisi.
Adapun divisi yang tetap dijalankan pada 2026 meliputi divisi pakan, divisi telur, divisi DOC/pullet, divisi beras, dan divisi ruminansia. Sementara itu, divisi olahan pangan dan divisi perikanan untuk sementara dihentikan operasionalnya guna evaluasi dan penguatan internal.
Rapat berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif anggota. Para anggota secara bergantian menyampaikan tanggapan, masukan, dan pertanyaan terhadap paparan pengurus dan manajer divisi.
Dalam kesempatan tersebut, Ali Murtadlo dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Blitar menekankan pentingnya tata kelola koperasi yang sehat. Ia memaparkan sejumlah indikator koperasi yang kuat dan berkelanjutan, sekaligus memberikan pesan kepada pengurus agar Koperasi Berkah Telur Blitar senantiasa menjalankan kegiatan usaha sesuai prinsip dan regulasi perkoperasian yang berlaku.