POULTRYINDONESIA, Pandeglang – Pengurus Koperasi Produsen Petani Peternak Jawara Banten menyelenggarakan acara syukuran pada Selasa, (21/3). Acara tersebut dihadiri oleh TB. Asep Rafiudin Arief, S.Pd.I., M.I.Kom (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang) selaku pembina Koperasi Produsen Petani Peternak Jawara Banten, Kepala Dinas Pertanian Pandeglang, dan Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pandeglang.
Dalam acara syukuran tersebut, Mahardhika Pratama selaku ketua Koperasi Produsen Petani Peternak Jawara Banten mengungkapkan bahwa cita-cita terbentuknya koperasi adalah untuk memperkuat dan memberdayakan petani-peternak di Banten yang sangat berpotensi untuk menjawab tantangan industri perunggasan dan feedmil.
“Kami petani dan peternak di Banten sepakat untuk membentuk koperasi sebagai wadah perjuangan kami untuk menjawab tantangan industri perunggasan yang semakin hari semakin memprihatinkan. Pemberdayaan petani dan peternak di Banten sangat diperlukan, oleh karena itu diperlukan sebuah wadah koperasi yang bertujuan untuk mengkolaborasikan antara petani dan peternak di Banten agar terciptanya iklim usaha yang sehat, berdaya saing dan saling menguntungkan,” ucap Mahardika.
Baca Juga: Pasokan Telur dan Daging Ayam Aman, dan Dinamikanya Jelang HBKN
Selanjutnya, menurut H. TB. Asep Rafiudin Arief, S.Pd.I., M.I.Kom selaku Pembina koperasi sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang mengaku bahwa ia jarang melihat ada banyak anak muda yang kuliah di luar Kota lalu pulang ke Pandeglang merintis usaha.
“Alhamdulillah, ini ada anak muda asal Pandeglang yang mau membantu mengayomi dan memberdayakan petani-peternak di Pandeglang. Saya yakin koperasi ini akan maju karna konsep yang mereka tawarkan berbeda dan koperasi ini di peruntukan untuk kemandirian petani dan peternak. Adanya koperasi ini juga untuk menampung sumber daya yang dimiliki, baik itu sawah, lahan, petani, peternak yang sudah berpengalaman di bidangnya. Semoga koperasi ini mampu membantu meningkatkan perekonomian petani-peternak di Pandeglang,” jelas Asep.
Masih dalam acara yang sama, Dzaki selaku peternak ayam di Banten yang juga sebagai sekretaris koperasi mengungkapkan bahwa tantangan di bidang pangan khususnya peternak ayam saat ini menjadikan petani maupun peternak yang gulung tikar, oleh karena itu adanya kolaborasi antara petani jagung dan peternak ayam yang berada dalam naungan koperasi ini akan menjawab permasalahan industri dibidang agro.
“Kami berharap koperasi ini akan menjadi mitra pemerintah maupun industri pakan ternak untuk dapat terus bersinergi,” pungkas Dzaki.