Meskipun terkesan sederhana, manajemen alas kandang sering memengaruhi kesehatan dan produktivitas ternak unggas.

Sebagaimana namanya, alas kandang atau yang lebih dikenal dengan istilah litter menjadi fondasi penting bagi budi daya unggas. Berbagai teknologi dikembangkan untuk meningkatkan kenyamanan, kesehatan dan juga produktivitas ternak, tak terkecuali dalam hal alas kandang. Oleh karena itu, penanganan litter tidak boleh disepelekan.

Untuk mendapatkan pemahaman lebih lanjut, Tim Poultry Indonesia mewawancarai Qudhratullah Azizul Putra selaku Supervisor Breeding Farm di PT Mitra Berlian Unggas secara tertulis pada Selasa, (13/5). Menurutnya, litter adalah material yang digunakan sebagai alas bagi ternak di dalam kandang yang memiliki kemampuan optimal dalam menyerap air sehingga memberikan kenyamanan pada ternak selama masa pemeliharaan berlangsung. 

“Pada sistem pemeliharaan floor system, litter menjadi penting karena langsung bersentuhan dengan ayam serta memiliki pengaruh terhadap kualitas udara di dalam kandang, dan itu sangat mempengaruhi kenyamanan serta produktivitas ternak,” jelas Putra.

Selain sebagai alas bagi ayam, litter juga memiliki pengaruh terhadap kualitas udara dalam kandang. Menurutnya, litter yang terlalu lembap dapat meningkatkan kadar amonia  dalam kandang dan berpotensi sebagai tempat berkembangnya patogen penyebab penyakit dan berdampak negatif terhadap saluran pernapasan ataupun kesehatan unggas.

Saat ditanya mengenai jenis-jenis alas kandang yang biasa digunakan di Indonesia, ia menjelaskan bahwa pemilihan jenis alas kandang umumnya didasarkan pada ketersediaan bahan baku lokal dan harga yang terjangkau. Dua jenis bahan yang paling banyak digunakan untuk alas kandang adalah sekam padi dan serutan kayu.

“Yang terpenting bahan litter ialah yang mudah didapat, tersedia terus-menerus dan terjangkau dari sisi ekonomi. Sekam dan serutan kayu saat ini masih banyak dijadikan pilihan karena murah, mudah didapatkan dan cukup  untuk mengontrol kelembapan,” ujarnya.

Kriteria Alas Kandang yang Baik

Masih menurut Putra, alas kandang yang baik harus memenuhi beberapa kriteria utama seperti menyerap kelembapan dengan baik, hangat, dan lembut sehingga menciptakan kenyamanan bagi ayam. Selain itu, litter harus bisa menjaga kestabilan suhu dan tidak menjadi sarang penyakit.

“Jangan sampai alas kandang justru jadi sumber masalah. Kalau terlalu kasar, bisa mempengaruhi kenyamanan ayam dan kalau terlalu lembap, bisa jadi sumber penyakit. Jadi dalam memilih alas kadang bukan hanya mempertimbangkan jenisnya atau harganya tapi juga melihat kondisi alas kandang selama masa pemeliharaan berlangsung,” tambahnya.

Artikel ini merupakan potongan dari rubrik Tata Laksana pada majalah Poultry Indonesia edisi Juni 2025. Baca selengkapnya di Majalah Poultry Indonesia Edisi Juni 2025, dan untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: https://wa.me/+6287780120754  atau sirkulasipoultry@gmail.com