POULTRYINDONESIA, Jakarta – Hingga saat ini, bisnis budi daya ayam petelur memang dapat dikatakan memanjakan bagi para pelaku usahanya. Memiliki harga jual yang relatif stabil menjadi daya tarik tersendiri. Namun siapa sangka, berbagai tantangan dalam budi daya ayam ras petelur juga turut mengantui para peternak. Salah satunya, di Indonesia sendiri baru mengalami fenomena el nino yang berdampak pada sektor pendukung budi daya ayam petelur.
Menanggapi hal tersebut, Asian Agribiz menyelenggarakan seminar Layer Feed Quality Conference, dengan topik ‘Pullet Management, Heat Stress, and Trends in Layer Feed’, yang berlokasi di Hilton Garden Inn, Jakarta. Acara berlangsung selama dua hari dari tanggal 27-28 November 2023. Conference Chairman Asian Agribiz, David Faulkner, menyebut bahwa seminar ini dilaksanakan setiap tahun di Jakarta. Sebab, terdapat banyak isu yang berkaitan dengan industri ayam ras petelur terjadi di Indonesia. 
“Kami mengadakan tiga sesi teknis yang disiarkan secara streaming, masing-masing dengan rekaman video selama tiga jam dan panel pembicara tanya jawab langsung, yang awalnya disiarkan pada hari Selasa berturut-turut pada tanggal 7, 14, dan 21 November 2023. Kemudian dilanjutkan dengan konferensi secara tatap muka pada hari ini. Pendekatan ganda ini menggabungkan yang terbaik, kejelasan presentasi teknis melalui video yang dapat dipelajari secara pribadi pada saat tenang dan dibagikan dengan rekan kerja dan ditambah dengan kegembiraan diskusi di atas panggung mengenai implikasi praktis dari ilmu pengetahuan,” kata David pada pembukaannya.
Seminar dibagi menjadi tiga sesi, yang setiap sesinya disampaikan oleh para ahli di bidangnya. Sesi pertama membahas pemahaman dan mengelola perubahan kebutuhan pullet, yang disampaikan oleh Doug Korver seorang Professor Emeritus, University of Alberta, and Consultant, Alpine Poultry Nutrition Inc, Canada. Sesi kedua membahas inovasi dalam manajemen cekaman panas, dibawakan oleh Chris Cobacha selaku Animal Nutrition Specialist, CDC Nutrition, Philippines. Dan terakhir membahas formulasi pakan untuk target produksi telur, dipresentasikan oleh Xabier Arbe Ugalde selaku Managing Director, H&N International, Thailand.
Peserta seminar yang hadir rata-rata berasal dari industri pakan, namun tidak sedikit pula peternak ayam ras petelur yang hadir untuk mencari informasi teknis terkait manajemen pullet, cekaman panas, dan formulasi pakan yang tepat untuk mengoptimalkan produksi telur. David menyampaikan rasa bangganya atas peserta seminar yang berasal dari berbagai dunia seperti Filipina, India, Pakistan, dan Australia.