Tahap awal kehidupan DOC sangatlah penting untuk keberhasilan budi daya, pada fase ini ayam sangat rentan terhadap perubahan lingkungan dan penyakit.

 

Keberhasilan pertumbuhan dan kesehatan ayam dimulai dari manajemen penerimaan dan penanganan DOC (Day Old Chicken) yang baik. Setiap DOC yang masuk dalam area kandang harus dipastikan dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit. Proses penerimaan dan penanganan DOC harus dilakukan dengan teliti karena masa awal pemeliharaan ini sangat krusial, kesalahan dalam penerimaan atau penanganan DOC dapat mempengaruhi kesehatan ayam dan berdampak negatif pada budi daya dalam jangka panjang.

 

Hal serupa dibahas oleh Dzikri Almatlubi selaku Administration Company Farm Charoen Pokphand Indonesia saat diwawancarai oleh Tim Poultry Indonesia secara tertulis pada Senin, (23/12). Ia menyampaikan bahwa singkatnya, DOC atau Day Old Chicken adalah sebutan bagi ayam berusia satu hari setelah menetas. DOC dipindahkan dari hatchery ke farm untuk selanjutnya dipelihara menjadi ayam pedaging (broiler) atau ayam petelur (layer) bergantung pada jenisnya.

 

“DOC sangat rentan terhadap perubahan lingkungan dan membutuhkan perhatian khusus, seperti suhu yang sesuai, pakan yang tepat, serta manajemen pemeliharaan yang baik untuk memastikan mereka tumbuh dengan sehat dan kuat. Pada masa awal pemeliharaan atau brooding, DOC membutuhkan lingkungan yang hangat karena mereka belum mampu mengatur suhu tubuh mereka sendiri.”

Manajemen penerimaan DOC

Manajemen penerimaan DOC dimulai dengan persiapan kandang yang matang, yang dilakukan jauh sebelum hari penerimaan DOC. Salah satu langkah pertama yang penting adalah pembersihan kandang secara menyeluruh menggunakan desinfektan. Proses pembersihan ini bertujuan untuk mengurangi potensi penularan penyakit dengan mengurai bakteri, virus, dan patogen berbahaya yang mungkin ada di dalam kandang. Desinfeksi harus dilakukan pada seluruh area kandang, termasuk peralatan, tempat makan, dan tempat minum, serta ventilasi agar seluruh ruang menjadi steril dan aman untuk DOC. 

“Setelah pembersihan dan desinfeksi, kandang harus dibiarkan kering dan ventilasi diperiksa untuk memastikan aliran udara yang baik, untuk menghindari kelembapan berlebih yang dapat memicu perkembangan jamur dan patogen lainnya. Proses persiapan kandang sangat penting karena kondisi kandang yang bersih dan aman akan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan DOC secara optimal, mengurangi risiko penyakit, dan meningkatkan keberhasilan dalam budidaya,” jelasnya.

Artikel ini merupakan potongan dari rubrik Tata Laksana pada majalah Poultry Indonesia edisi Januari 2025. Baca selengkapnya di Majalah Poultry Indonesia Edisi Januari 2025, dan untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: https://wa.me/+6287780120754  atau sirkulasipoultry@gmail.com