ada berbagai fungsi penting dari lemak sehingga setiap orang harus mengonsumsi lemak dalam jumlah yang cukup
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Tidak dipungkiri, lemak sangat diperlukan bagi tubuh seseorang. Hadirnya cita rasa gurih pada suatu hidangan makanan seperti ayam goreng atau olahan berbahan daging ayam lainnya, lemak memiliki peran penting dalam hal ini. Tidak hanya berperan dalam cita rasa lezat, lemak juga berfungsi sebagai pelarut vitamin, terutama vitamin A, D, E, dan K sehingga mudah diserap dalam sistem metabolsime tubuh seseorang.
Kelebihan lain lemak adalah sebagai sumber asam lemak esensial, utamanya asam lemak linoleat, linolenat, dan oleat. Esensial di sini berarti sangat dibutuhkan oleh tubuh, sementara tubuh sendiri tidak dapat membuat atau membentuk asam lemak tersebut, dengan demikian asam lemak esensial tersebut harus diperoleh dari asupan dari luar tubuh, yakni dari makanan berlemak. Asam lemak esensial tersebut di dalam tubuh seseorang setelah melalui suatu proses metabolisme yang rumit, diubah menjadi asam lemak tidak jenuh rantai panjang, yang disebut sebagai Poly Unsaturated Fatty Acid (PUFA). PUFA inilah yang menjadi bagian penting dari dinding sel tubuh seseorang, terutama sel saraf dan sel retina mata. Jika seseorang kekurangan asam lemak esensial, maka akan berefek pada terjadinya gangguan penglihatan, daya ingat dan fungsi otak terganggu. Pada janin dan bayi, jika kekurangan PUFA akan mengalami gangguan pertumbuhan serta gangguan pertumbuhan sel otak. Pada bayi pemenuhan PUFA diperoleh dari air susu ibu (ASI), sehingga sangat disarankan bayi diberi ASI secara penuh hingga minimal berumur 6 bulan, antara lain agar kebutuhan akan PUFA terjamin.
Baca Juga : Daging Ayam Bantu Atasi Gizi Buruk Anak Bangsa
Bagaimana dengan kolesterol? Senyawa yang merupakan bagian dari lemak ini sering ditakuti orang dewasa ini sebenarnya justru sangat dibutuhkan oleh manusia sejak janin hingga menjadi tua. Air susu ibu adalah bahan makanan pertama bagi bayi yang baru lahir, yang memiliki banyak kolesterol yang dibutuhkan untuk dapat terus tumbuh dan berkembangnya bayi secara normal. Pada kondisi normal, kolesterol dibentuk oleh tubuh seseorang, diproduksi oleh hati dengan jumlah yang cukup.Kolesterol sangat dibutuhkan untuk pembentukan hormon, sintesa vitamin, serta merupakan komponen penting bagi pembentukan dinding sel.
Sebenarnya sistem metabolisme tubuh seseorang secara normal telah memiliki mekanisme sendiri dalam menyeimbangkan jumlah kolesterol yang ada. Kadar kolesterol dalam darah dipertahankan sesuai kebutuhan: sebagian kolesterol yang berlebih akan masuk kembali ke dalam hati, untuk kemudian diubah menjadi asam empedu, sebagian lagi dibuang melalui tinja. Empedu dalam hal ini berperan dalam mengemulsi atau memecah lemak makanan menjadi partikel-partikel yang kecil sehingga dapat diserap oleh usus.
Artikel ini adalah kutipan dari artikel lengkap dari Majalah Poultry Indonesia edisi Oktober 2019 dengan judul “Pro Kontra Lemak Daging Ayam”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153