Penerapan digitalisasi dan otomasi industri dengan memanfaatkan teknologi dan data real time (sensor) dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam logistik
POULTRYINDONESIA, JAKARTA – Chief Executive Officer (CEO) PT Integrasia Utama, Bayu Wedha menyoroti tentang sistem logistik di tengah Revolusi Industri 4.0. Menurutnya, di industri logistik khususnya transportasi, beberapa hal seperti penghematan biaya operasional, peningkatan kinerja armada (kendaraan) dan hal-hal lain menyangkut operasional perusahaan haruslah dapat dioptimalkan. Hal itu bertujuan untuk menurunkan biaya transportasi.
Oleh sebab itu, penerapan teknologi sudah menjadi keharusan. Salah satunya adalah bagaimana melakukan kontrol dan pemantauan aktivitas operasional terutama kendaraan secara real time.  Dengan menurunkan biaya logistik dan khususnya transportasi maka diharapkan untuk harga jual produk dapat ditekan.
Masih menurut Bayu, porsi biaya logistik saat ini masih menjadi penyumbang terbesar yang mempengaruhi besaran harga barang di tingkat konsumen. Beberapa hal yang menjadi kendala untuk menurunkan biaya transportasi selain tentunya infrastruktur dan kebijakan-kebijakan pemerintah adalah bagaimana pelaku usaha dapat menjalankan usahanya secara efektif dan efisien. “Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan teknologi untuk kontrol dan pemantauan kegiatan pengantaran barang,” jelasnya.
Proses dalam pengantaran barang yang dimulai dari manajemen pemesanan, perencanaan dan pengaturan pemesanan, sopir, kendaraan yang sesuai, pengaturan rute waktu pengantaran barang berikut proses kontrol dan pemantauan selama pengiriman barang, sampai pada proses penagihan jasa pengantaran barang, kini sudah bisa dilakukan digitalisasi dan otomasi menggunakan teknologi IT. “Di era industri 4.0, digitalisasi dan otomasi industri dengan memanfaatkan teknologi dan data real time (sensor) bisa dilakukan sehingga akan tercapai efisiensi dan efektivitas, di samping tentunya dengan mengedepankan keselamatan kerja,” imbuhnya kepada Poultry Indonesia saat menemuinya di Jakarta Selatan, Kamis (26/9).
Baca Juga : Masa Depan Tata Kelola Logistik Perunggasan
Seperti halnya yang sudah dilakukan oleh perusahaannya dalam mendukung sistem logistik bidang peternakan, Integarsia Utama mengembangkan platform OSLOG untuk membantu para pelaku industri peternakan dalam mengelola aktivitas logistiknya. Paltform OSLOG sangat fleksibel, maka OSLOG dapat diintegrasikan dengan berbagai platform pendukung seperti sistem pergudangan, menggunakan peta peternakan sendiri, sampai dengan menghubungkan dengan berbagai jenis GPS tracker yang telah dimiliki oleh pelanggan. OSLOG juga dapat bekerja pada area yang belum terjangkau oleh sinyal GSM dengan memanfaatkan teknologi RPMA, yakni protokol komunikasi antar-mesin untuk mendukung penerapan Internet of Things (IoT) sehingga data dapat diterima dan dianalisa secara real time.
Bayu menambahkan, OSLOG memiliki empat fungsi utama yakni mengontrol dan memonitoring pada setiap aktivitas operasional logistik; safety & secure yang dapat digunakan untuk memeriksa kelayakan supir dan kendaraan sebelum dan selama melakukan aktivitas pengiriman; perencanaan serta penjadwalan pada tiap aktivitas pengiriman; serta notifikasi dan pelaporan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan data dan informasi yang diinginkan pengguna. “OSLOG memastikan bahwa ternak yang diangkut akan sampai di tujuan dengan kondisi yang aman, tepat waktu dan dengan biaya yang efisien,” jelasnya.
Tak hanya Bayu yang menyoroti sistem logistik di era Revolusi Industri 4.0. Chief Executive Officer (CEO) PT Digital Kreatif Asia, Dwi R. Muhtaman, saat dihubungi Poultry Indonesia, Selasa (24/9), mengungkapkan kendala dalam tata kelola logistik di Indonesia seperti biaya pengiriman yang mahal karena wilayah Indonesia yang luas serta terbagi menjadi beberapa pulau. Selain itu ada kendala lain seperti kesulitan untuk mengatur jadwal maupun kesulitan dalam mengontrol dan memantau perjalanan dari satu titik ke titik lainnya. Farid
Artikel ini adalah kutipan dari artikel lengkap dari Majalah Poultry Indonesia edisi Oktober 2019 dengan judul “Masa Depan Tata Kelola Logistik Perunggasan”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153