Meningkatnya permintaan vaksin berimbas pada kenaikan kebutuhan telur SPF (Specific Pathogen Free) sebagai bahan baku utama yang selama ini pengadaannya masih impor. Melihat hal ini, Medion melalui unit bisnis Livestock PT Damar Gayatri Jaya (DGJ), membangun fasilitas produksi telur SPF di Desa Mekarjaya, Banjaran, Kabupaten Bandung. Kegiatan seremoni peletakan batu pertamanya dilakukan secara onsite pada Sabtu, 24 September 2022. Kegiatan ini dihadiri oleh Founder Medion Jonas Jahja dan Amalia Jonas, jajaran top management Medion, serta Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Nuryani Zainuddin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan & Peternakan Provinsi Jawa Barat, M. Arifin Soedjayana, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Bandung, A. Tisna Umaran, dan para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Toto Winata selaku Direktur Utama DGJ menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas produksi telur SPF ini yang pertama di Indonesia. “Kami menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang akan memproduksi telur ayam SPF pada tahun 2024, yaitu telur ayam yang bebas dari patogen penyakit (sesuai ketentuan European Pharmacopoeia),” ucap Toto.
Beliau juga mengungkapkan fasilitas ini dibangun sebagai upaya mendukung program pemerintah melalui kampanye “Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri”, memenuhi kebutuhan telur SPF nasional, meningkatkan daya saing ekspor produk vaksin, mengurangi produk impor, dan menurunkan biaya produksi vaksin.
Hal ini disambut baik oleh Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Nuryani Zainuddin. “Kami sangat mengapresiasi Medion dalam mengembangkan bisnis dengan memanfaatkan kapasitas lokal. Sangat sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi untuk mengimplementasikan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada barang/ jasa.” ucapnya. Kedepannya Nuryani berharap agar Indonesia mampu memproduksi telur SPF secara mandiri untuk mencukupi kebutuhan lokal dan mancanegara.
Fasilitas produksi telur SPF
Medion membangun fasilitas produksi telur SPF dan laboratorium uji berstandar internasional berkonsultasi dengan pakar dari Royal Gezondheidsdienst voor Dieren Animal Health Belanda. Fasilitas ini akan dibangun mulai September 2022 dan ditargetkan rampung pada Januari 2024.
Terdapat 6 fasilitas produksi telur SPF. Pertama, fasilitas kandang pemeliharaan ayam SPF. Flock akan ditempatkan di kandang tertutup (closed house) dengan tekanan udara positif menggunakan sistem HVAC (Heat Ventilation Air Conditioning) yang menerapkan biosekuriti ketat. Kedua, fasilitas penetasan telur menggunakan mesin tetas telur terkualifikasi dan ditempatkan di bangunan yang sama dengan kandang pemeliharaan. Ketiga, fasilitas pengolahan pakan dan air yang dipastikan steril serta bebas bakteri Salmonella sp. dan E. Coli. Keempat, fasilitas penanganan dan penyimpanan. Telur SPF dikumpulkan menggunakan mesin otomatis, kemudian disimpan di ruang pendingin dengan suhu terkendali agar higienitas dan kualitas telur terjaga. Kelima, fasilitas distribusi menggunakan kendaraan yang menerapkan sistem cold chain. Keenam, fasilitas pengolahan limbah cairnya dapat mengolah menjadi air yang layak dan sesuai dengan persyaratan yang berlaku.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, M Arifin Soedjayana mengungkapkan bahwa pemerintah Jabar mendukung perusahaan dan investor untuk meningkatkan investasi di wilayah ini. “Seperti yang dilakukan Medion yaitu memenuhi kebutuhan lokal dengan memanfaatkan potensi lokal, sehingga perekonomian lokal juga ikut terbantu,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, A. Tisna Umaran. Beliau menyambut baik dipilihnya Banjaran sebagai lokasi produksi telur ayam bebas penyakit ini. “Kami berterima kasih kepada DGJ karena telah memilih Kabupaten Bandung sebagai lokasi produksi telur SPF pertama di Indonesia. Ini menjadi kebanggaan bagi kami,“ ungkapnya.
Besar harapan, dengan hadirnya unit bisnis Livestock Medion ini, dapat menjadi dukungan positif untuk perkembangan kesehatan peternakan unggas di Indonesia dan dunia. Serta dapat menjadi motivasi untuk terus melakukan riset yang inovatif dan holistik untuk memberikan nilai tambah. ADV