Bukan hanya tersohor karena budayanya yang sarat dengan nilai-nilai Islam, Aceh ternyata memiliki hidangan yang kental dengan rempah-rempah.
Aceh, yang dikenal sebagai pintu gerbang masuknya Islam ke Nusantara, memiliki tradisi kuliner yang dipengaruhi oleh berbagai budaya, termasuk Arab, India, dan Melayu. Kari Bebek adalah salah satu hasil dari perpaduan tersebut. Dalam sejarahnya, kari telah menjadi penting dari masakan Aceh sejak berabad-abad yang lalu, dan penggunaan bebek sebagai bahan utama memberikan cita rasa yang unik dan berbeda dibandingkan masakan kari lainnya.
Kari Bebek khas Aceh adalah sebuah sajian yang memukau lidah dan menggugah selera, mewakili kekayaan rasa dan warisan budaya dari tanah Serambi Mekah. Keunikan Kari Bebek Muda khas Aceh terletak pada penggunaan rempah-rempah yang melimpah. Bumbu-bumbu seperti kunyit, jahe, lengkuas, ketumbar, jintan, dan kayu manis digiling dan diolah untuk menghasilkan pasta kari yang aromatik. Bebek yang digunakan biasanya adalah bebek muda karena dagingnya yang lebih empuk dan lezat.
Proses memasaknya juga memerlukan kesabaran dan keahlian. Bebek dimasak dalam santan yang kental dan bumbu kari hingga dagingnya menjadi lembut dan kuahnya meresap sempurna. Kuah kari yang kaya dan pekat memberikan sensasi rasa pedas, gurih, dan sedikit manis yang berpadu harmonis di lidah. Kari Bebek khas Aceh biasanya disajikan dengan nasi putih hangat atau ketupat, serta dilengkapi dengan sambal menambah keragaman rasanya. Terkadang, sajian ini juga dihiasi dengan daun kari atau potongan cabai hijau untuk menambah kesegaran dan estetika. Setiap suapan memberikan pengalaman yang mendalam, seakan membawa penikmatnya dalam perjalanan rasa yang kaya. Berikut kami sajikan resep anti gagal yang dilansir dari kompas.com agar sobat semua dapat membuat kari bebek ini dirumah. Selamat mencoba! Sabna
Bahan:
- 1 ekor (700 gram) bebek atau ayam, potong 8 bagian
- 200 ml santan kental dari 1 butir kelapa
- 50 gram kelapa parut kasar, disangrai, dihaluskan
- 2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1/2 sendok teh gula pasir
- 1.000 ml santan encer dari sisa perasan santan kental
- 1/2 sendok teh air jeruk nipis
- 8 butir bawang merah, diiris tipis, digoreng
- 2 sendok makan minyak untuk menumis
Bumbu halus:
- 5 butir bawang merah
- 4 buah cabai merah, dibuang biji
- 2 cm jahe
- 2 cm lengkuas
- 5 buah cengkeh
- 1 sendok makan ketumbar
- 2 buah bunga pala
- 1/2 sendok teh pala
- 1/2 sendok teh adas manis
Cara membuat kari bebek muda khas Aceh:
- Lumuri daging bebek atau ayam dengan setengah sendok teh garam dan setengah sendok teh air jeruk nipis. Diamkan 10 menit.
- Panaskan minyak, goreng ayam sampai kuning kecoklatan. Sisihkan. Baca juga: Resep Timphan Pisang, Kue Khas Aceh yang Dikukus
- Dalam satu panci aduk rata santan kental, bumbu halus, kelapa parut, dan garam. Masukkan daging bebek atau ayam dan aduk rata selama 15 menit. Sisihkan.
- Dalam satu wajan, tumis bahan di panci yang terdiri dari bebek atau ayam, santan kental, bumbu halus, dan kelapa parut. Tumis dengan sedikit minyak.
- Tuangkan santan encer, garam, merica, gula. Masak sampai matang dan kuah kental.
- Sajikan di mangkuk, tambahkan perasan jeruk nipis dan bawang goreng. Aduk rata.










