POULTRYINDONESIA, Blitar – Dewan Perwakilan Cabang (DPC), Partai Persatuan Pembangunan(PPP), Kabupaten Blitar, mengadakan Workshop Budidaya dan Kemitraan Ayam Kampung Blitar di Kantornya, Minggu (24/7)
Menurut Abdul Aziz selaku ketua DPC PPP Kabupaten Blitar acara ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap perkembangan perunggasan di Indonesia, khususnya di wilayah Blitar.
“Blitar merupakan pusat perunggasan nasional baik ayam petelur, puyuh, bebek bahkan jago. Oleh karena itu, melalui workshop ini kami bertekad untuk membangkitkan kembali peternakan ayam kampung berbasis masyarakat. Sebab ayam kampung modalnya tidak terlalu besar, harga jualnya stabil dan bisa dimulai dengan populasi semampu masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu Afif, pemilik Hatchery Ayam Kampung Blitar yang hadir sebagai pembicara menjelaskan bahwa ayam kampung atau Gallus domesticus merupakan jenis unggas yang sudah umum di masyarakat Indonesia, dimana khusus di wilayah kabupaten Blitar ayam ini biasa disebut dengan “pitik jowo”.
“Ayam satu ini dikenal dengan kualitasnya. Sehingga tak mengherankan jika kemudian harga jual ayam ini cukup tinggi, baik dalam segi dagingnya maupun telurnya,” tegas Afif.
Afif melanjutkan untuk sekarang ini pihaknya sedang mengembangkan dua tipe ayam kampung yakni. Ayam kampung asli dan ayam KUB ( Ayam kampung unggul Balitbangtan). Menurut afif ayam kampung asli memiliki ciri-ciri khusus seperti : Badan ramping dan panjang, bagian dada menonjol, berbulu mengkilap, aktif, agresif dan kulit tidak mudah sobek. Ayam kampung asli memiliki beberapa keunggulan seperti memiliki daya tahan tubuh yang cukup baik,harga jual paling stabil dan umur tiga bulan sudah siap jual.
Sedang ayam KUB merupakan strain ayam kampung baru asli di nusantara dari hasil inovasi perkembangan melalui badan litbang pertanian kementerian pertanian Indonesia, dengan ciri-ciri : Model bentuk jengger doc ayam ini akan membentuk gerigi atau dalam bahasa jawa dinamakan jengger wilah, warna kaki bermacam-macam tentunya tidak putih maupun kuning. Namun, ada yang kehitaman atau kehijauan dan ada pula yang kuning.
Sementara itu secara karakteristik bobot ayam KUB memang lebih ringan dengan jenis ayam kampung asli. Sebab, postur ayam kampung asli memang sudah tebal dari segi tulangannya dan memiliki bulu tebal daripada ayam kampung asli sehingga pada masa pertumbuhan 0-2 bulan, pertumbuhan bulu akan lebih tebal dari ayam kampung asli.