POULTRYINDONESIA, Blitar – Dengan semangat untuk menjadi koperasi yang sehat dan memberikan manfaat maksimal bagi anggotanya, Koperasi Berkah Telur Blitar (BTB) menggelar Rapat Anggota Rencana Kerja (RARK) tahun 2024, Senin (25/12). RARK tahun ini diadakan di gedung serba guna SMPI Al Ishlah Jeblog Talun Blitar. Kegiatan ini bukan hanya sebagai kegiatan rutin tahunan, namun juga menjadi indikasi kesehatan sebuah koperasi.
Ketua Koperasi Berkah Telur Blitar, Yesi Yuni Astuti menjelaskan bahwa meskipun usia koperasi BTB masih belia, namun pihaknya berkomitmen untuk mematuhi aturan-aturan berkoperasi dan menjadi kekuatan yang berkah di dunia perunggasan. Menurutnya, dalam RARK Koperasi BTB,  dibahas secara menyeluruh rencana program satu tahun ke depan yang menjadi pedoman bagi pengurus dalam menjalankan usaha koperasi di tahun mendatang.
“Dalam RARK ini diperlukan program yang realistis, tidak terlalu tinggi sehingga sulit dilaksanakan, tetapi juga tidak terlalu rendah sehingga tidak memberikan hasil maksimal. Kerjasama dan kolaborasi di antara semua lini di koperasi dianggap sebagai kunci keberhasilan. Dengan diadakannya RARK, Koperasi BTB ini, saya berharap agar semua pengurus dan ketua divisi dapat terpacu untuk mewujudkan program-program yang telah diatur,” tegasnya.
Dalam RARK tersebut, dihasilkan beberapa rencana program kerja seperti divisi telur yang menyusun rencana kerja dan rencana pendapatan tahun 2024, serta fokus pada pengoptimalan serapan telur anggota dengan strategi kolektif dalam distribusi guna menjaga harga telur di tingkat farm. Selain itu untuk divisi ruminansia, diputuskan akan menyiapkan hewan kurban berupa sapi, kambing, atau domba dari peternakan anggota. Hal ini tidak hanya mendukung kegiatan ekonomi tetapi juga mengaktifkan partisipasi anggota.
Adapun divisi olahan pangan yang akan memaksimalkan penjualan produk-produk seperti abon ayam, stik tulang, bumbu kaldu ayam, dan bolu telur. Dengan portofolio yang sudah ada, fokus pada ekspansi pasar dan peningkatan penjualan. Kemudian untuk divisi perikanan telah direncanakan merambah ke ikan konsumsi dari ikan hias, membuka peluang baru dan diversifikasi pendapatan untuk koperasi. Sementara itu bagi divisi pakan/jagung telah disusun berbagai strategi untuk menjaga stok jagung anggota agar tetap aman, serta memastikan pasokan pakan yang cukup untuk mendukung produksi telur dan peternakan lainnya.
“Semangat berkolaborasi diharapkan dapat membentuk sebuah super tim yang dinamis, bergerak bersama untuk mencapai tujuan bersama. Harapan koperasi ini tidak hanya pada keberlanjutan peternak kecil mikro, tetapi juga untuk tetap eksis dan berkembang di era kemajuan zaman. Semoga RARK tahun 2024 menjadi tonggak keberhasilan bagi Koperasi BTB dalam mewujudkan visi dan misinya untuk memberikan berkah bagi semua anggotanya,” harap Yesi.