POULTRY INDONESIA, Jakarta – Larva BSF (Black Soldier Fly) bisa menjadi alternatif pakan bagi unggas, seperti yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Dewi Apri Astuti, MS, Guru Besar Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam bidang fisiologi nutrisi pada hari Selasa ( 14/12).
Baca juga : Memanfaatkan Maggot Untuk Pakan Ayam Kampung
Dewi menceritakan dalam sebuah penelitian pada burung puyuh, ia memasukkan larva BSF dalam formulasi pakan, dengan tujuan mengganti tepung ikan, pada perlakuan kontrol formulasi pakan menggunakan tepung ikan (P0). Pada perlakuan pertama (P1) menggunakan tepung ikan sebanyak 50%, dan larva BSF 50%. Pada perlakuan kedua ( P2) menggunakan 100 % larva BSF tanpa tepung ikan. Hasilnya, ternyata terjadi peningkatan produksi.
“Pada perlakuan kontrol produksinya sebesar 51 persen, sedang pada P1 meningkat menjadi 55 persen dan pada P2 meningkat menjadi 62 persen,” tegas Dewi dalam webinar secara daring via Zoom Meeting yang diadakan oleh startup Swasembada dengan tema “Budidaya Maggot untuk Biokonversi Sampah Organik dan Alternatif Pakan Ternak”.
Dewi melanjutkan, bahwa peningkatan juga terjadi pada berat telur, dan tak kalah pentingnya adalah adanya penurunan Feed Convertion Rate (FCR) jika pada kontrol FCR sekitar 2, sedang pada P1 menurun menjadi 1,87 sedang P2 1,83.
Dewi juga mengungkapkan, pada penelitian lain, yang masih menggunakan puyuh sebagai ternaknya. Pada penelitian ini ia mencoba untuk menggantikan tepung ikan sebanyak 25 %, 50% dan 75%. Pada penelitian ini memperlihatkan bahwa penggantian tepung ikan sebanyak 25% dengan maggot mampu meningkatkan produksi telur puyuh, dan menurunkan FCR secara nyata bila dibandingkan dengan kontrol.
Sementara itu, menurutnya larva BSF juga bisa diberikan pada ayam petelur. Menurut penelitian yang ia lakukan penggunaan larva BSF ternyata mampu untuk menurunkan konversi dari ransum, serta meningkatkan produksi masa telur.
“Sedang di ayam broiler bisa juga menggunakan probiotik dari Bakteri Asam Laktat ( BAL) yang dihasilkan oleh saluran cerna BSF,” pungkasnya.