POULTRYINDONESIA, Blitar – Koperasi menjadi salah satu badan usaha yang tidak hanya berperan dalam peningkatan perekonomian nasional, namun juga mendorong tumbuhnya ekonomi di masyarakat. Maka tidak menjadi hal yang berlebihan apabila koperasi disebut sebagai Soko Guru Perekonomian Indonesia. Begitu pun pada sektor usaha perunggasan. Dengan semakin peliknya persoalan yang terjadi, banyak peternak yang meyakini bahwa bergabung dalam wadah koperasi menjadi sebuah alternatif solusi.
Ketua Koperasi Berkah Telur Blitar, Yesi Yuni Astuti menegaskan bahwa Koperasi Berkah Telur Blitar akan terus berkomitmen untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan di area Blitar Timur berbasis peternakan. Menurutnya, peternak kecil mempunyai kekuatan dalam kekompakan dan kebersamaannya, maka melalui koperasi para peternak di Blitar timur mencari solusi bersama dari permasalahan yang ada.
“Sudah 3 minggu ke belakang harga telur anjlok hingga di bawah harga pokok produksi (HPP). Harga tingkat peternak di Blitar sekitar Rp19.000-21.500,00 artinya peternak disini harus menanggung kerugian sekitar Rp6.000,00/kg. Terlebih dengan harga jagung yang melambung tinggi, mencapai Rp6.200,00-6.500,00 membuat peternak semakin berat. Apalagi kerugian akibat 2 tahun pandemi yang lalu belum benar-benar pulih,” katanya.
Dengan kondisi tersebut Koperasi Berkah Telur Blitar mengadakan pertemuan atau kopdar (kopi darat) pada Minggu, (24/9) di balai Desa Plumbangan, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar. Selain mencari solusi bersama atas persoalan yang ada, dalam pertemuan ini  juga dilaksanakan Rakor (Rapat Koordinasi) antara pengurus dan anggota.
“Setelah launching Koperasi Berkah Telur Blitar pada 2 September 2023 lalu, kami mengadakan Kopdar (Kopi Darat) perdana sekaligus Rakor (Rapat Koordinasi) antara pengurus dan anggota untuk penguatan internal, persamaan visi misi dan membangun komitmen bersama serta membahas program kerja untuk ke depannya. Sampai saat ini, masih banyak peternak kecil mikro yang belum tersentuh dengan koperasi, dan itu merupakan tugas kami untuk terus mengedukasi teman-teman peternak akan pentingnya berkoperasi. Kami siap menjadi garda terdepan untuk menghimpun dan merangkul mereka,” tegasnya.
Dirinya menambahkan bahwa hal ini menunjukkan bahwa Koperasi Berkah Telur Blitar benar-benar menjadi Lembaga yang menggerakkan ekonomi kerakyatan dari desa ke desa. Selain itu peternak-peternak yang tergabung dalam Koperasi Berkah Telur Blitar merupakan peternak-peternak yang mempunyai hubungan baik dan diakui pemerintah dalam hal ini desa.