POULTRY INDONESIA, Surabaya – Masa pandemi covid 19,membuat ruang gerak semakin terbatas, sejumlah pusat perbelanjaan secara umum ditutup. Kondisi itu ternyata membuat sejumlah pengusaha memutar otak agar para konsumen penikmat kuliner ayam dapat dengan mudah untuk mendapatkan produknya, seperti yang dilakukan oleh PT. Selera Satu Bangsa, dengan konsep menghadirkan mal di lingkungan sekitar.
Baca juga : Ayam Goreng Kuliner Terfavorit di Indonesia
“Kita jemput bola, memfasilitasi mereka yang tidak bisa masuk mal karena berbagai alasan, seperti alasan pandemi, dengan demikian mereka tetap bisa menikmati produk kami,” terang
Henry Robert Wijoyo, Komisaris PT. Selera Satu Bangsa, dalam acara Pameran Info Franchise & Business Concept (IFBC) Expo 2021,yang berlangsung di The Square Ballroom, ICBC Center, Surabaya yang berlangsung selama tiga hari (29 – 31/ 10).
Caranya dengan membuat gerai-gerai yang berada di lingkungan perumahan, perkampungan atau tempat berkumpulnya masyarakat. Disisi lain, usaha ini sekaligus untuk memperbaiki gizi masyarakat menengah kebawah. Sebab, dengan produk yang benar-benar berkualitas, yang memang premium dari daging dada ayam, serta dengan harga yang terjangkau, yang cocok untuk kalangan menengah kebawah.
Henry mengaku lebih memilih membuka waralaba bidang ayam karena konsumen daging ayam yang cukup besar, ditambah lagi dengan proses untuk mendapatkan sertifikasi halal juga lebih mudah dan sudah dikenal oleh masyarakat. Dalam pameran ini pihaknya menawarkan dua waralaba utama bidang kuliner ayam yakni : Kuru Chick Crispy Chicken dan Chicken Heist,Most Wanted Crispy Fried Chicken.
“Di sekitar Jabodetabek sudah ada sepuluh yang akan launching Bulan Desember nanti, dan kami berharap dengan pameran ini bisa ada mitra dari Surabaya dan sekitarnya,” terangnya dalam pameran yang bertema : “Enhancing Entrepreneurial Resilience”, Saatnya Bangkit Berwirausaha.
Sementara itu, peserta lain Yasaka Fried Chicken, juga menampilkan hal yang mirip, dimana Yasaka menawarkan kemitraan, yang berkonsep booth outdoor yang sederhana dan simpel, yang tidak membutuhkan banyak ruang untuk tempatnya, sehingga booth ini sangat efisien, dan memudahkan para mitra.
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, dalam sambutan pembukaan acara ini secara virtual mengungkapkan bahwa acara ini adalah sebagai momentum bagi Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) untuk bangkit, setelah sekian lama terpuruk dalam pandemi, ia mengapresiasi acara ini karena acara ini akan mempertemukan para pemilik waralaba, dengan calon partner,
“Semoga acara ini bisa menjadi sinergi yang baik, bagi tumbuh kembangnya UMKM,” pungkasnya.