Anti pelit bumbu menjadi ciri khas masakan Manado, begitu juga hal nya dengan Ayam Tinoransak yang diselimuti dengan kentalnya bumbu hijau.

Selain terkenal dengan keindahan Pantai Bunaken, ternyata Manado, Sulawesi Utara menyimpan banyak keanekaragaman kuliner seperti Ayam Tinoransak yang merupakan masakan rumahan kaya bumbu. Rasa pedas dari cabai hijau yang mendominasi berpadu dengan campuran kunyit, jahe, bawang merah, dan bawang putih. Aroma yang semerbak membuat para wisatawan penasaran dan rela mengantri demi mencicipi seporsi hidangan ini.

Secara tradisional, biasanya tinoransak dimasak dalam batang bambu yang kemudian dibakar, cara ini dianggap akan membuat bumbu lebih menyatu dengan daging ayam dan menghasilkan wangi aromatik yang lebih kuat. Selain itu, bambu memiliki sifat antibakteri alami yang dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri. Tetapi seiring berkembangnya zaman, bambu semakin sulit ditemukan di wilayah perkotaan sehingga banyak peralihan menggunakan alat masak modern.

Karena cita rasanya yang khas, ayam tinoransak menjadi salah satu hidangan yang wajib dicoba oleh para pecinta kuliner, terutama yang ingin mencicipi masakan Manado yang sangat pedas. Berikut Tim Poultry Indonesia tampilkan resep masakan Ayam Tinoransak yang mudah dan anti gagal dilansir dari manado.pikiran-rakyat.com, agar pembaca yang jauh dari Manado dapat mencoba membuatnya sendiri dirumah, Selamat Mencoba! Sabna

Bahan-bahan 

– 1 kg ayam, potong menjadi bagian kecil 

– 2 buah lemon atau jeruk nipis 

– 1/2 sendok teh garam 

– 2 sendok teh kaldu jamur 

– 1/2 sendok teh merica bubuk 

– 1/2 sendok teh gula 

– 5 buah bawang merah, iris tipis 

– 3 siung bawang putih, iris tipis 

– 2 cm lengkuas, memarkan 

– 2 cm jahe, memarkan 

– 5 buah cabe hijau besar, potong-potong 

– 5 buah cabe hijau keriting, potong-potong 

– 2 buah tomat hijau, potong dadu kecil 

– 2 batang sereh, ambil bagian putihnya saja, memarkan 

– 4 lembar daun jeruk 

– Minyak untuk menumis 

– Daun kemangi secukupnya

Cara membuat 

  1. Peras air lemon atau jeruk nipis ke dalam mangkuk besar. Tambahkan garam, kaldu jamur, merica bubuk, dan gula. Aduk hingga merata. Masukkan potongan ayam ke dalam campuran ini, aduk rata, dan diamkan selama 15-30 menit. 
  2. Panaskan minyak dalam wajan. Tumis bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, cabe hijau besar, dan cabe hijau keriting hingga harum. 
  3. Masukkan potongan tomat hijau, sereh, dan daun jeruk ke dalam wajan. Aduk rata dan masak hingga tomat menjadi lembut. 
  4. Angkat potongan ayam dari campuran marinasi, lalu masukkan ke dalam wajan. Balur ayam dengan bumbu tumis dan biarkan mengeluarkan airnya sendiri. 
  5. Tutup wajan dan masak ayam dengan api sedang selama 15 menit atau hingga ayam matang sempurna. 
  6. Setelah ayam matang, tambahkan garam secukupnya sesuai selera. Aduk rata dan matikan api. 
  7. Taburkan daun kemangi ke atas ayam Tinoransak. Aduk perlahan hingga daun kemangi layu. 
  8. Ayam Tinoransak khas Manado siap disajikan! Nikmati dengan nasi hangat atau sebagai pelengkap hidangan lainnya.