Peresmian teaching industry-broier closed house, hibah CPI untuk Fakultas Peternakan IPB University
POULTRYINDONESIA, Bogor – Peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan dukungan fasilitas dan pengalaman yang dapat meningkatkan kualitas sumber dayanya.
Atas dasar tersebut, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk berupaya mendukung perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia melalui hibah fasilitas kandang closed house untuk Fakultas Peternakan, IPB Univesity. Peletakan batu pertama yang telah dilakukan pada bulan Juni silam, bertempat di Laboratorium Lapang B IPB University, Darmaga, Bogor.
Baca juga : Penandatangan Kerjasama Pengujian Smart Farming CPI dan UGM
Dekan Fakultas Peternakan IPB, Dr. Ir. Idar Galih Permana, M.Sc Agr mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya bagi Charoen Pokphand Indonesia untuk dukungan yang telah diberikan.
” Adanya kandang closed house ini sebagai model yang nantinya menjadi tempat pembelajaran bagi para mahasiswa untuk memiliki pengalaman pengelolaan budi daya ayam modern untuk diterapkan di dunia industri perunggasan dikemudian hari,” ungkap Idat dalam sambutannya pada seremonial peresmian kandang closed house yang berlokasi di Fakultas Peternakan, IPB University, Rabu (29/9).
Turut hadir pada seremonial ini, Hadi Gunawan selaku Presiden Komisaris PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk. Menurut Hadi, pihaknya akan terus berupaya untuk mendukung perguruan tinggi di Indonesia dalam rangka mengembangkan sektor budi daya unggas.
“Semoga dengan bertambahnya closed house yang dapat menambah manfaat yang lebih baik untuk IPB University juga semakin menambah kesempatan mahasiswa fakultas peternakan dalam pembelajaran dan praktik sehingga bermanfaat serta menguntungkan,” ungkap Hadi.
Ia pun berharap dengan adanya teaching farm closed house ini dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkarakter dan bermanfaat yang memungkinkan terjadinya transfer pengetahuan teknologi yang sedang dibutuhkan oleh industri perunggasan.
Kemitraan antara Charoen Pokphand Indonesia, Tbk dengan IPB University telah terjalin sejak belasan tahun lalu. Maka dari itu, adanya kerjasama ini akan terus menghasilkan sumber daya manusia yang terampil.
Senada dengan Hadi, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si. selaku Rektor IPB University mendukung pernyataan Hadi mengenai kemitraan dan teaching industry ini. Ia berharap dapat menjadi semacam pusat pembelajaran antara kampus dan industri untuk saling belajar satu sama lain.
Industri pun dituntut untuk terus banyak belajar agar bisa meningkatkan suatu produk yang memiliki daya saing tinggi sehingga diterima oleh pasar. Pada saat yang sama, pendidikan pun membutuhkan peningkatan teknologi dan riset untuk mendukung kebutuhan Industri.
IPB University membutuhkan sentuhan-sentuhan industri dalam penerapan pembelajaran agar suasana industri di teaching farm dapat dirasakan oleh mahasiswa, khususnya yang ada di fakultas peternakan.
Nantinya, lulusan-lulusan peternakan yang berminat untuk menjadi bagian dari industri perunggasan sudah kompatibel dari sisi kompetensi maupun keterampilannya. Begitu pula dalam memunculkan inspirasi inspirasi baru di kalangan akademisi dan peneliti serta para mahasiswa agar bisa menghasilkan inovasi-inovasi unggul untuk perunggasan nasional.