POULTRYINDONESIA, Jakarta – Bercita-cita menjadi pengusaha dan ingin mempunyai usaha pengolahan hasil ternak sendiri membuat Miriyam Anissa menekuni bidang peternakan. Saat ditemui tim Poultry Indonesia di Jakarta, Senin (4/5), wanita yang sering disapa Miriyam ini menjelaskan bahwa saat ini bidang peternakan mempunyai porsi yang dominan dalam perekonomian masyarakat di Indonesia, sehingga bidang ini berperan penting bagi kehidupan dan mempunyai peluang usaha yang besar. “Indonesia sebagai negara  agraris, mempunyai subsektor peternakan yang mempunyai peranan penting untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat,” tandasnya.
Menyoal tentang protein hewani, Miriyam menyambung bahwa saat ini dirinya prihatin dengan pemenuhan gizi protein hewani masyarakat kala pandemi COVID-19 melanda. Pandemi yang membuat gejolak ekonomi ini, membuat banyak pekerja dirumahkan, pedagang dan warung sepi pembeli dan jasa transportasi sepi penumpang sehingga mengakibatkan banyak kalangan menengah ke bawah tidak memiliki penghasilan.
Baca Juga: GPMT Peduli Masyarakat Terdampak COVID-19
“Dengan fenomena tersebut, mengakibatkan banyak masyarakat yang tidak dapat terpenuhi gizinya dengan baik karena tidak dapat membeli pangan hewani yang cukup untuk kebutuhannya,” ujar wanita yang gemar makan ayam woku rica ini. Sandi
Artikel ini adalah kutipan dari artikel lengkap yang telah dimuat di Majalah Poultry Indonesia Edisi Juni 2020 dengan judul ”Miriyam Anissa – Pemenuhan Protein Hewani Kala Pandemi”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153