Dalam dunia kuliner, hidangan dari provinsi Sumatra Barat tak perlu diragukan. Daerah dengan ibu kota Padang ini terkenal dengan masakan Padang yang memiliki citarasa yang pedas yang bahkan sudah mendunia, seperti rendang. Namun, sepertinya masih banyak yang belum mengetahui bahwa daerah yang rumah bagi etnis Minangkabau ini juga memiliki hidangan lainnya yang tak kalah menarik, yaitu Teh Talua.

Selain terkenal dengan rendangnya, provinsi Sumatra Barat juga memiliki hidangan minuman yang praktis dan juga mengenyangkan!

Teh talua merupakan minuman tradisional khas Minangkabau yang telah menjadi bagian dari menu di warung-warung tradisional hingga restoran Padang. ‘Talua’ dalam bahasa Padang berarti telur. Hidangan minuman ini memang berbahan dasar telur dan teh yang sangatlah nikmat diminum ketika masih hangat.
Dalam sejarahnya, tak sembarang orang dapat menikmati teh talua karena minuman ini hanya dapat dinikmati oleh bangsawan. Seiring banyaknya kebun teh yang dibuka di Sumatra Barat setidaknya pada sepertiga awal abad ke-20, barulah teh talua menjadi minuman yang dapat dinikmati orang banyak.
Dengan bahan-bahan alami yang digunakan, teh talua tentu tidak mengandung bahan pengawet. Teh talia juga memiliki beragam manfaat atau khasiat untuk tubuh, seperti menambah tenaga, sehingga cocok dikonsumsi oleh para pekerja. Manfaat selanjutnya adalah zat karotenoid yang terdapat pada kuning telur dapat menjaga kesehatan mata. Selain itu, teh talua juga dapat digunakan sebagai pengganti makanan dengan kalori yang ada, serta dapat memenuhi kebutuhan vitamin tubuh dari kuning telur yang mengandung vitamin A, D, E, dan K.
Ketika air teh yang telah mendidih dituangkan ke dalam gelas yang telah berisi campuran telur, maka campuran telur yang telah dikocok naik ke permukaan dan tampilannya akan membentuk dua lenggek atau lapis yang mana air teh yang warnanya cokelat berada di lapisan bawah dan buih dari campuran telur yang berwarna putih ada di lapisan atas. Dalam penyajiannya, teh talua juga biasanya diberi tambahan perasan jeruk nipis untuk mengurangi bau dan rasa amis dari kuning.
Teh talua sangat populer di daerah pulau Sumatra yang mana mayoritas penduduknya adalah orang Minangkabau. Seiring dengan banyaknya perantau dari tanah Minangkabau yang membuka usaha rumah makan atau restoran Padang di daerah lainnya di Indonesia, teh talua juga semakin mudah untuk ditemukan. Kali ini, Poultry Kuliner akan membagikan resep teh talua yang mudah dan dapat diolah di rumah. Selamat mencoba!
Bahan:
  • 1 butir kuning telur ayam kampung/bebek
  • Gula, secukupnya
  • Teh hitam serbuk maupun teh celup 
  • 2 cm jahe geprek (opsional)
  • Perasan jeruk nipis (opsional)
Cara Membuat:
  1. Masukkan kuning telur ke dalam gelas kaca, beri gula 2½ sdt, kocok beberapa menit hingga warna kuning telur menjadi agak putih menyerupai eggnog
  2. Rebus teh bubuk, serbuk, maupun teh celup yang ada. Saring dan masukkan air rebusan teh hitam pekat yang sudah mendidih ke dalam campuran tersebut. Tidak perlu diisi sampai penuh agar buih yang dihasilkan tidak tumpah. (Untuk teh talua yang lebih hangat, Anda dapat menambahkan jahe geprek ketika merebus teh.)
  3. Untuk mengurangi bau dan rasa amis dari telur, Anda dapat memberikan sedikit perasan jeruk nipis ke dalam teh talua yang sudah jadi. Teh talua siap dinikmati.