Oyakodon (親子丼) merupakan donburi atau menu nasi dalam mangkuk tradisional Jepang. Menu masakan ini merupakan perpaduan tumisan ayam dan bawang bombai yang dimasak dengan metode masak kering menggunakan panas tinggi dan sedikit minyak atau saute dengan tambahan telur ayam setengah matang di atasnya, atau chicken and egg served over rice yang dibalut dengan campuran saus asin dan manis yang mengikat keseluruhan hidangan ini.

Dari sekian banyak jenis rice-bowls, Oyakodon merupakan jenis yang relatif paling mudah dibuat. Untuk itu, santapan ini pun menjadi salah satu comfort-food pilihan anak muda.

Jika dibedah, nama oyakodon terdiri dari kata ‘oya’, ‘ko’, dan ‘don’. ‘Oya’ berarti ‘orang tua’ dan ‘ko’ berarti ‘anak’, sedangkan ‘don’ diambil dari kata ‘donburi’ yang berarti rice bowl atau nasi dalam mangkuk. Apabila digabungkan, oyakodon berarti rice bowl orang tua dan anak, karena di dalamnya terdapat ayam dan telur yang melambangkan orang tua dan anaknya.
Tidak begitu jelas asal-usul dari hidangan ini, namun beberapa sumber mengatakan bahwa oyakodon pertama kali diciptakan oleh restoran di Tokyo pada tahun 1891 yang bernama Tamahide. Kabarnya, restoran yang didirikan pada tahun 1760 ini, masih buka sampai sekarang dan saking populernya, selalu ada baris antrean di depannya.
Oyakodon merupakan menu yang sangat populer karena caranya mengolahnya yang mudah, sehingga menjadi salah satu pilihan comfort food atau hidangan yang memiliki daya tarik nostalgia dan memberikan rasa nyaman dan rileks ketika dikonsumsi. Dengan bahan yang minimal dan mudah ditemukan, hidangan ini tentu menjadi time-saver atau penyelamat di dapur.
Untuk membuat oyakodon yang nikmat, kuncinya ada dua, yaitu bumbu yang tepat dan takaran nasi yang pas untuk mengimbangi ayam dan telur. Biasanya, oyakodon dimasak dengan menggunakan kaldu dashi atau kaldu dasar untuk masakan Jepang yang terbuat dari rumput laut kering serta ikan cakalang yang diawetkan. Selain itu, beberapa orang juga menggunakan sake untuk menggantikan mirin. Namun keduanya sama saja.
Kali ini, Poultry Kuliner ingin membagikan resep oyakodon yang sudah disederhakan sehingga tidak membutuhkan kaldu dashi, kecap, sake, maupun mirin karena sudah dapat digantikan dengan saus hon tsuyu dan mentsuyu dari merek tertentu. Selamat mencoba!
Bahan:
  • 1 sdm minyak
  • 4 potong paha ayam skinless & boneless, dipotong sesuai selera
  • 2 butir telur
  • ½ buah bawang bombai, diiris
  • ¼ gelas kecap atau saus hon tsuyu atau mentsuyu sesuai selira
  • Nasi putih hangat
Cara Membuat:
  1. Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang. Masukkan ayam dan masak sekitar 5 menit atau hingga kecokelatan. Masukkan bawang bombai, masak dan aduk hingga bawang bombai berubah warna menjadi agak transparan atau sekitar 5 menit.
  2. Masukkan kecap, lalu kecilkan api dan biarkan selama beberapa menit. Siapkan telur.
  3. Kocok telur dalam mangkuk hingga rata (well-beaten), masukkan ke dalam campuran ayam kecap yang masih panas. Biarkan telur melumuri wajan, kurangi panas, dan masak lagi kurang lebih 5 menit. Matikan api.
  4. Siapkan 1 hingga 2 mangkuk nasi dan hidangkan bahan yang telah dimasak di atas nasi. Oyakodon siap disantap.