Gurihnya ayam berpadu dengan kuah kental berwarna gelap sangat membangkitkan selera. Membuat siapapun yang menghirup aromanya, ingin lagi, lagi dan lagi!
Yogyakarta adalah salah satu kota yang kaya akan wisata kulinernya, dengan berbagai cita rasa. Salah satu yang patut dicoba ketika singgah di kota yang satu ini adalah “Ayam Brongkos”. Kata "brongkos" sendiri diperkirakan berasal dari bahasa Jawa kuno. Kuahnya...
Oleh : Elis Helinna*
Menurut laporan terakhir produk protein hewani dari Rabobank, proyeksi pasar unggas global masih akan terus meningkat. Didorong oleh pertumbuhan konsumsi daging unggas sebesar 1,5% hingga 2% dan juga pertumbuhan supply yang stabil dari negara-negara produsen.
Setelah 4 tahun mengalami kondisi yang sangat tidak menentu, pasar perunggasan global bergerak ke arah yang lebih normal. Perdagangan global diharapkan menjadi...
Advertorial
Menembus Pasar Internasional, PT Sreeya Sewu Indonesia Sukses Ekspor Pakan Ternak ke Timor-Leste
Poultry Indonesia -
Sebagai perusahaan yang berpengalaman di industri pakan ternak unggas, PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk telah membangun reputasi sebagai produsen pakan berkualitas tinggi yang memenuhi standar internasional. Melalui berbagai inovasi dan komitmen pada kualitas, perusahaan terus memperluas jangkauan pasarnya, termasuk dengan keberhasilan ekspor ke Timor-Leste baru-baru ini.
Perusahaan pakan ternak unggas PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk, melalui Unit Feedmill, kembali mencatatkan...
Berita Terkini
Kongres ke-15 GPMT, Desianto Budi Utomo Kembali Terpilih Menjadi Ketua Umum Periode 2024 – 2028
Domi Sattyananda -
POULTRYINDONESIA, Kabupaten Tangerang - Asosiasi Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) telah menyelenggarakan kongres ke-15 dengan agenda laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2020 - 2024, sekaligus memilih ketua dan jajaran pengurus periode 2024 - 2028. Acara yang berlangsung pada Rabu (21/9) sampai Kamis (22/9) di Episode Hotel, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, memutuskan untuk mengangkat kembali Dr. drh. Desianto Budi Utomo M.Phil.,...
Oleh : Syaiful Jati Anhardika, S.Pt*
Meskipun lalat bukan penyebab utama penyakit, namun keberadaan lalat di dalam kandang dapat menimbulkan berbagai dampak negatif apabila tidak ada upaya penanganan yang tepat.
Seperti peribahasa “ada gula, ada semut”, keberadaan lalat dipicu oleh berbagai hal yang terdapat di lingkungan kandang. Bau gas yang dihasilkan dari feses ayam yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadi...
Oleh:
Tony Unandar (Private Poultry Farm Consultant - Jakarta)
Tantangan Oxidative Stress (OS) alias stres oksidatif pada peternakan ayam modern ibarat bara api dalam sekam. Senyap dalam perjalanan peningkatan derajat keparahan, namun signifikan pada efek yang ditimbulkannya. Manifestasinya tidak hanya berdampak pada performans akhir yang sub-optimal tetapi juga progres peningkatan total deplesi ayam yang pelan namun kontinyu. Tulisan singkat ini mencoba...
Ayam broiler yang saat ini dipelihara dalam jumlah besar dalam kondisi kandang intensif, berpotensi menguras sistem kekebalan tubuh. Dengan larangan penggunaan antibiotik dalam pakan unggas yang tersebar di seluruh dunia, perlu dipertimbangkan peran aditif pakan alami dan alternatif antibiotik untuk merangsang sistem kekebalan tubuh ayam. Pada tinjauan literatur kali ini akan menggambarkan aditif pakan fitogenik yang memiliki manfaat imunomodulator...
Berita Terkini
Peringati 50 Tahun Mengabdi, PSP3 IPB University Menggelar Seminar Nasional Agromaritim
Sabna Balqist -
POULTRYINDONESIA, Bogor - Dalam rangka memperingati ulang tahun yang ke-50, Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB University mengadakan Seminar Nasional bertajuk ‘Industrialisasi Kawasan Agromaritim untuk Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Pedesaan’ yang dilaksanakan di IPB ICC Bogor pada Kamis, (15/8). Menghadirkan sepuluh narasumber, seminar nasional ini dihadiri akademisi, praktisi serta pemangku jabatan terkait.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Arif Satria,...
Berita Terkini
KPUN Kembali Menggelar Aksi, Bacakan Tuntutan hingga Bagikan Ayam Gratis
Sandi Dwiyanto -
POULTRYINDONESIA, Jakarta - Sekali lagi, anjloknya harga ayam hidup atau livebird (LB) mendorong puluhan peternak yang tergabung dalam Komunitas Peternak Unggas Nasional (KPUN) menggelar demonstrasi di depan Monumen Nasional (Monas) Jakarta, pada Kamis (15/8). Berbagai spanduk yang bertuliskan protes, tuntutan hingga harapan para peternak pun terbentang mewarnai aksi tersebut. Selain itu, dalam aksi ini juga dibagikan secara gratis sekitar...















