Oleh : M Faiq Irfan Maulana*
Turki (atau secara bahasa disebut Türkiye) merupakan sebuah negara kesatuan dengan sistem presidensial di kawasan Eurasia. Wilayah negara ini terbentang dari Semenanjung Anatolia di Asia Barat Laut hingga daerah Balkan di Eropa Tenggara. Dan secara geografis, Turki adalah negara trans benua. Dimana wilayah Turki yang termasuk Asia mencakup 97 % dari negara, sedangkan wilayah ini terpisah dari Eropa Turki oleh Selat Bosporus, Laut Marmara, dan Selat Dardanella.

Sektor unggas merupakan salah satu sektor yang paling terintegrasi dengan baik di Turki dan memiliki kekuatan untuk bersaing dengan eksportir negara tetangga, termasuk Uni Eropa. Sektor ini juga berkontribusi pada angka ketenagakerjaan nasional, bahkan selama kondisi ekonomi yang bergejolak dalam lima tahun terakhir.

Di sisi lain Turki adalah anggota pendiri OECD dan G20. Perekonomian negara ini menempati peringkat ke-17 terbesar di dunia dan ke-7 terbesar di Eropa berdasarkan PDB nominal pada tahun 2023. Negara ini juga menempati peringkat ke- 11 terbesar di dunia dan ke-5 terbesar di Eropa berdasarkan PPP pada tahun 2023. Menurut IMF, pada tahun 2022, Turki memiliki negara dengan pendapatan menengah ke atas, pasar campuran, dan negara berkembang.

Selain itu, Turki juga sering didefinisikan sebagai negara industri baru sejak pergantian abad ke-21. Negara ini menjadi salah satu tujuan wisata yang paling banyak dikunjungi di dunia dan memiliki lebih dari 1.500 pusat penelitian dan pengembangan yang didirikan oleh perusahaan multinasional dan nasional. Turki adalah salah satu produsen produk pertanian, tekstil, kendaraan bermotor, peralatan transportasi, bahan konstruksi, elektronik konsumen, dan peralatan rumah tangga terkemuka di dunia.

Dalam bidang ekonomi, pertanian masih menjadi sektor penting dalam perekonomian Turki. Berdasarkan data International Fund for Agricultural Development (IFAD), Turki merupakan salah satu dari sepuluh produsen pertanian terbesar di dunia. Dimana gandum, gula bit, susu, unggas, kapas, sayuran dan buah-buahan menjadi produk utama dari negara berpenduduk 83,43 juta jiwa (2019) ini.

Lebih dalam ke komoditas perunggasan, sektor unggas menjadi salah satu sektor yang paling berkembang dan terintegrasi di Turki. Berdasarkan laman poultryworld.net pada tahun 2023, produksi daging ayam di Turki diperkirakan meningkat 9%, konsumsi sebesar 5%, dan ekspor sebesar 15%. Dimana daging ayam menyumbang 99% dari total produksi dan merupakan sumber protein utama di negara ini.*Alumni Al-Azhar University, Kairo, Mesir

 

Artikel ini merupakan potongan dari rubrik Internasional pada majalah Poultry Indonesia edisi Maret 2024. Baca selengkapnya di Majalah Poultry Indonesia Edisi Maret 2024, dan untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: 021-62318153 atau sirkulasi@poultryindonesia.com