POULTRYINDONESIA, Padang – Berdasarkan amanat dari Undang Undang nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan produk halal (JPH) , maka produk yang masuk, beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib untuk bersertifikat halal.  Maka dari itu, PT Charoen Pokphand Indonesia, Tbk (PT CPI) memberikan bantuan pendanaan kepada pemerintah provinsi Sumatra Barat untuk pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) oleh Bersama Halal Madani (BHM). Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) berupa bantuan pendanaan senilai Rp. 250.000.000.
Baca juga : UGM dan CPI Kembangkan Platform Digital untuk Tingkatkan Efisiensi Produksi Broiler
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak baik dari Pemerintah Provinsi Sumatra Barat yang langsung dihadiri oleh Gubernur Sumatra Barat Buya Mahyeldi Ansharullah S.P, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Drh. Erinaldi, MM. Dari sisi CPFI diwakili oleh Andi Magdalena Siadari, S.H.,M.H sebagai Sekjen Charoen Pokphand Foundation Indonesia, dan Direktur Eksekutif BHM Hastrini Nawir. Kegiatan tersebut terselenggara di Pendopo Istana Gubernur Provinsi Sumatra Barat. Jumat (4/3).
Penyerahan bantuan untuk program JULEHA ini merupakan bentuk kepedulian PT Charoen Pokphand Indonesia, Tbk terhadap ketersedian bahan pangan Ayam ASUH di Indonesia. Menurut Sekjen Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI)  Andi Magdalena Siadari, menyampaikan bahwa PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk sebagai perusahaan unggas terbesar di Indonesia peduli dan akan terus mendukung kegiatan yang memajukan dunia perunggasan Nasional.
“Kami sangat mendukung program JULEHA ini. Karena di perusahaan kami juga menyandang nilai Ayam ASUH (aman, sehat, utuh dan halal) tentunya kami juga ingin bukan hanya dari perusahaan perusahaan saja produk unggas ini yang memiliki sertifikat ASUH, tapi dari masyarakat di pasar atau dimanapun bisa menerapkan nilai yang sama,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini secara simbolis PT Charoen Pokphand Indonesia, Tbk (PT CPI) menyerahkan bantuan sebesar Rp. 250.000.000 kepada Pemprov Sumatra Barat kepada Gubernur Sumatra Barat. Buya Mahyeldi Ansharullah S.P mengucapkan rasa terima kasihnya kepada PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk.
“Kami sangat berterimakasih dan mengapresiasi kepedulian dan partisipasi CPI dalam membantun program Juru sembelih halal (JULEHA), Sumbar menginginkan percepatan dalam berbagai bidang terutama bidang peternakan dan pertanian. Salah satu tugas kita adalah menghadirkan jaminan produk konsumsi yang jelas kehalalannya,” ucap Buya Mahyeldi.
Dalam kegiatan ini juga hadir Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatra Barat. drh. Erinaldi, MM mengaku bangga bisa bekerjasama dengan PT CPI yang merupakan perusahaan yang telah lama berkiprah dalam mendukung pembangunan nasional. Kehadiran CPI dalam membantu mensukseskan program pelatihan Juru Sembelih Halal sejalan dengan Visi Madani yang dibawakan oleh bapak Gubernur.
“Kami di Sumatra Barat dalam satu hari bisa memotong 150.000 ekor ayam perhari, sedangkan yang baru mengantongi sertifikasi baru 30% masih ada 70% yang belum bisa kita jamin. Sesuai visi Bapak Gubernur Sumbar Madani. Kami ingin menjamin seluruh daging di Sumatra Barat disembelih oleh Juru Sembelih Halal,” ucap drh. Erinaldi.
Kegiatan pelatihan Juru Sembelih Halal ini akan dieksekusi oleh Bersama Halal Madani (BHM) yang dalam acara ini dihadiri oleh Direktur Eksekutif BHM Hastrini Nawir. Hadirnya program ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kegelisahan dimasyarakat mengenai kehalallan daging yang beredar dipasaran.
“Banyak masyarakat yang menyampaikan kegelisahan tentang apakah daging yang dibeli terjamin halal atau tidak. Memang ada kegiatan pelatihan penyembelihan setiap sebelum Idul Adha namun para juru sembelih belum bisa menyentuh para pedagang di pasar terutama untuk juru sembelih unggas,” ujar Hastrini.