POULTRYINDONESIA, Surabaya – Di era disrupsi, pemanfaatan teknologi digital untuk memajukan usaha rupanya merupakan pilihan yang tepat. Hal ini turut dipraktikkan oleh Ayam Gepuk Pak Gembus (AGPG). Imbasnya, pertumbuhan outlet terus meningkat, di mana untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya sudah ada sekitar 300-an outlet, sedang seluruh Indonesia ada sekitar 400-an outlet.
Hal ini disampaikan oleh Maria Barnomo, selaku Direktur Operasional Ayam Gepuk Pak Gembus, ketika mengisi Talk Show Wirausaha Inspiratif bertema “Gepuk Semangat Wirausahamu Sekarang Juga, bersama Ayam Gepuk Pak Gembus”. Kegiatan ini tergabung dalam kegiatan Pameran Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2022, di The Square Ballroom, Gedung ICBC, Surabaya, Sabtu (10/9).
Menurut Maria, pihaknya sengaja mempergunakan teknologi digital untuk mendorong tumbuh dan kembangnya usaha yang ia jalani.
Baca Juga: Mengharapkan Perlindungan, Peternak Sambangi KPPU
Ia mengaku mengundang para influencer untuk membuat konten, pada setiap pembukaan outlet. Menurutnya cara ini cukup efektif, terbukti dengan semakin banyaknya masyarakat yang tertarik dengan waralaba yang ia pimpin.
“Sejak tahun 2021, kami sudah terdaftar sebagai waralaba resmi di Kementrian Perdagangan. Di mana Kami juga sudah melewati tahap sortir,” terangnya.
Ia mengaku dalam waralaba yang ia tawarkan juga menawarkan integrasi dengan online shop yang ada. Sebab, semua outlet yang akan buka secara otomatis akan didaftarkan di marketplace yang ada, sehingga ketika outletnya buka, maka secara langsung bisa tersedia di online shop.
“Kami pernah stop untuk membuka outlet baru. Namun, semenjak ada keputusan waralaba resmi dari Kementerian Perdagangan, maka kami semakin bersemangat untuk mengembangkan sayap, lebih lebar lagi,” pungkasnya.