Pertemuan ini dalam rangka menjalin silaturahmi Gabungan Pembibit Ayam Lokal Indonesia (GAPALI)
POULTRYINDONESIA, Bogor – Sejumlah pembibit ayam lokal berkumpul di Sentul, Bogor, Selasa (17/3). Pertemuan ini dalam rangka menjalin silaturahmi di antara para pembibit ayam lokal.
Dalam pertemuan tersebut, para pembibit ayam lokal juga membahas mengenai masalah-masalah terkini terkait ayam lokal dan kelanjutan organisasi Gabungan Pembibit Ayam Lokal Indonesia (GAPALI). Organisasi yang dibentuk sejak tahun 2015 ini dinilai tidak memiliki kegiatan yang rutin.
Perwakilan dari PT Putra Perkasa Genetika, Agustin, menyebutkan masih banyak masalah birokrasi di peternakan ayam lokal antar daerah.
Baca Juga: Atensi Warga AS Terhadap Budi Daya Ayam Lokal
Menurutnya, peraturan setiap daerah bisa bermacam-macam untuk mengirim DOC. Ada provinsi yang meminta Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) baru kemudian rekomendasi pemasukan DOC diterbitkan.
“Idealnya surat rekomendasi pemasukan DOC dari dinas peternakan tujuan dulu yang dikeluarkan, kemudian SKKH dari dinas peternakan asal dikeluarkan. Ini membingungkan,” katanya.
Direktur Utama PT Sumber Unggas Indonesia, Naryanto juga menanggapi perlunya organisasi GAPALI aktif kembali agar masalah-masalah di peternakan ayam lokal bisa dibawa ke pemerintah.
Sejumlah pembibit ayam lokal yang hadir di antaranya Naryanto dan Febroni Purba (PT Sumber Unggas Indonesia), Yohan Kurniawan (Jimmy Farm), Budi Miharso (Trias Farm), Sahudin (PT Unggas Lestari Unggul), dan Agustin (PT Putra Perkasa Genetika).PI