Pemberian probiotik sejak dini dapat meningkatkan kesehatan unggas (sumber gambar: http://www.lotuseg.com/)
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Berawal dari pelarangan AGP pada tahun 2018, banyak peneliti yang mencari sebuah alternatif untuk meningkatkan kesehatan usus, salah satunya dengan menggunakan probiotik.
Penjelasan mengenai potensi probiotik untuk kesehatan ternak ini dipaparkan pada webinar nasional ‘Maximize Your Profit with Probiotic’ yang diselenggarakan oleh PT Agroveta Husada Dharma melalui aplikasi Zoom, Kamis (21/01).
Prof. Dana Stanley selaku Associate Professor Central Queensland University Australia mengamini bahwa banyak peneliti yang tertarik untuk mengidentifikasi komunitas mikroba saluran pencernaan dan sudah banyak alat pendukung untuk membantu identifikasinya.
“Penelitian ini menjadi salah satu yang terpopuler selama dekade terakhir,” ucapnya.
Baca Juga: Limbah Kubis Untuk Probiotik Unggas
Stanley menjelaskan bahwa bakteri saluran pencernaan memiliki peranan penting terhadap kesehatan manusia, hewan, maupun tanah. Bakteri yang tinggal di usus menghasilkan banyak produk kimiawi, seperti metabolit yang nantinya mengalir melalui peredaran darah.
“Meningkatkan proporsi bakteri baik, yakini probiotik pada saluran pencernaan ini dapat menghasilkan manfaat pada sistem imun dan kesehatan,” ujar Stanley.
Pada dunia peternakan, terdapat dua aspek penting pada keberadaan bakteri saluran pencernaan, yaitu pengaruhnya pada Feed Conversion Ratio (FCR) untuk performa hewan dan terhadap imunitas untuk menangkal penyakit.
“Hampir semua penyakit pada unggas maupun hewan ternak lainnya dapat diperbaiki kondisinya dengan pemberian probiotik,” jelasnya.
Senada dengan Stanley, Jacoba Madigan-Sretton selaku Senior Animal Nutritionist Bioproton menjelaskan bahwa ketika probiotik berbentuk hidup seperti Lactobacillus atau yang berbentuk spora seperti Bacillus dikonsumsi dan masuk ke dalam saluran pencernaan, dapat menurunkan mortalitas ternak.
“Probiotik dapat memerangi bakteri patogen, seperti E.coli, Salmonella, maupun Staphylococcus aureus. Bakteri-bakteri tersebut memiliki pengaruh buruk terhadap industri peternakan dan menyebabkan berbagai penyakit. Ketika probiotik diberikan, maka bakteri patogen ini dapat dikalahkan sehingga menghasilkan performa yang baik pada ternak seperti broiler maupun layer,” ucapnya.