Garda utama pencegahan penyakit melalui biosekuriti
Oleh: Domi Sattyananda, S.Pt*
Konsep dasar biosekuriti yang pertama yaitu isolasi. Isolasi dapat diartikan sebagai tindakan memisahkan dan melindungi ternak dari bibit penyakit yang berasal dari luar kandang dan luar peternakan, seperti tamu asing, hewan liar, ayam sakit, dan lain-lain. Dengan isolasi ini diharapkan bibit penyakit yang masuk ke dalam lingkungan kandang dapat diminimalkan sehingga tantangan penyakit menjadi lebih sedikit. Ayam yang akan masuk ke area peternakan pertama kali sebaiknya diisolasi terlebih dahulu dan tidak langsung dicampur dengan ayam yang datang lebih dulu. Ayam sakit/mati juga dapat menjadi sumber penyakit berbahaya bagi ayam. Oleh karena itu, ayam sakit harus segera dikeluarkan dan dipisahkan dari kandang.
Di masa pandemi COVID-19 ini juga perlu adanya penambahan protokol kesehatan bagi para pekerja di lingkungan kandang dengan menambahkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir. Perusahaan sebaiknya menyediakan masker bedah non medis yang ekonomis namun tetap memberikan perlindungan kepada setiap pekerja. Untuk urusan menjaga jarak, bukanlah hal yang sulit untuk diterapkan dalam lingkungan kandang. Hal tersebut karena untuk mengurus ribuan populasi ayam memang tidak membutuhkan banyak pekerja. Selain itu, semakin banyak populasi ayam, maka semakin luas pula areal kandang, sehingga jaga jarak antarpegawai tidak terlalu sulit untuk diterapkan. Sama halnya dengan mencuci tangan, mengingat urusan air untuk ayam harus diberikan secara terus menerus dengan sumber yang konstan, maka perusahaan tinggal memberikan sabun bagi setiap pegawai agar dapat mencuci tangan sesering mungkin.
Baca Juga: Vaksinasi dan Biosekuriti Kunci Sukses Menjaga Kesehatan Unggas
Selanjutnya yang kedua yaitu pengaturan lalu lintas. Tujuannya yaitu menyeleksi agar barang-barang yang masuk ke lingkungan kandang hanyalah barang-barang yang benar-benar diperlukan. Barang yang boleh masuk di antaranya adalah bibit (DOC/pullet), ransum, air, peralatan yang penting, vaksin, obat desinfektan, dan pekerja. Selain itu, pekerja juga harus paham mengenai tata cara masuk kandang. Sebagai contoh jika kandang tidak menerapkan sistem all in all out atau one age farming, maka kunjungan kandang diawali dari kandang ayam berumur muda, setelah urusan di kandang ayam muda selesai maka baru dilanjutkan ke kandang dengan umur lebih tua. Untuk kunjungan kandang juga harus diawali dari ayam sehat ke ayam sakit.
Terakhir yaitu sanitasi dan desinfeksi. Kegiatan ini meliputi pembersihan dan desinfeksi secara teratur terhadap peralatan maupun pekerja yang keluar masuk kandang. Pemahaman yang salah namun sering terjadi saat proses budi daya adalah ketika operator kandang bebas keluar masuk kandang tanpa melewati proses sanitasi terlebih dahulu. Bahkan peternak maupun operator justru tidak menyediakan bak pencelup alas kaki di depan kandang, atau kandungan cairan desinfeksi yang ada tidak pernah diganti.
Setiap barang maupun manusia yang masuk ke kandang harus melalui proses desinfeksi dan sanitasi. Jika manusia dilakukan desinfeksi berupa spray, maka untuk barang bisa disesuaikan dengan bahan dan ukuran. Jika memungkinkan maka dilakukan spraying seperti kendaraan. Namun jika ukuran barang relatif kecil bisa dilakukan dengan fumigasi melalui fumigation chamber maupun dengan sinar ultraviolet.
Kegiatan sanitasi sederhana yang dapat dilakukan yaitu mengganti alas kaki khusus untuk ke kandang, menggunakan baju khusus untuk bekerja di kandang, menyikat dan mencelupkan alas kaki di bak desinfektan, serta semprot baju dengan desinfektan. Kegiatan tersebut berlaku untuk semua orang baik pekerja, pemilik, maupun technical service yang akan melakukan kontrol kesehatan ayam. *Wartawan Poultry Indonesia
Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel Majalah Poultry Indonesia edisi Desember 2020 dengan judul “Biosekuriti Garda Utama Perlindungan Kesehatan”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153