Dokumentasi pengambilan sampel hasil percobaan
Oleh : Dr. Ir. Cahya Setya Utama, S.Pt., M.Si., IPM*
Ayam kampung merupakan plasma nutfah Indonesia. Berbagai cara ditempuh untuk meningkatkan produktivitas ayam kampung, salah satunya pemberian pakan yang berkualitas. Formula pakan yang bersumber dari bahan pakan lokal memiliki keunggulan mudah didapat, harga murah, dan mengandung nutrien fungsional yang sangat diperlukan untuk pembuatan pakan ayam kampung. 

Penggunaan sinbiotik jauh lebih efisien daripada penggunaan probiotik maupun prebiotik secara terpisah

Pakan fungsional adalah pakan yang memiliki kandungan zat aktif selain nutrien. Salah satunya adalah pakan sinbiotik mixed culture. Sinbiotik mixed culture berasal dari campuran probiotik kubis terfermentasi dan prebiotik wheat pollard yang difermentasi selama 4 hari dalam suasana anaerob fakultatif. Sinbiotik merupakan produk fermentasi yang berasal dari peningkatan kemampuan bakteri probiotik yang disebabkan tersedianya substrat (prebiotik) untuk fermentasi.
Penggunaan sinbiotik jauh lebih efisien daripada penggunaan probiotik maupun prebiotik secara terpisah. Pemberian ransum sinbiotik sangat efektif dalam meningkatkan pertumbuhan, daya tahan tubuh dan komposisi mikroflora menguntungkan pada ayam. Pemberian sinbiotik berpengaruh terhadap kondisi mikroflora usus seperti meningkatnya jumlah bakteri asam laktat, menurunnya jumlah Escherichia colli, meningkatkan tinggi dan lebar vili usus dan meningkatkan kinerja usus sehingga penyerapan nutrien lebih optimal.
Sinbiotik mixed culture mengandung kombinasi mikroorganisme probiotik dari kubis terfermentasi (Lactobacillus brevis, Lactobacillus plantarum, Rhizopus oryzae dan Saccharomyces cerevise) maupun kombinasi serat pangan seperti arabinosa, manosa, rafinosa dan resistance starch yang terkandung dalam wheat pollard terolah sebagai prebiotik. Adapun susunan dan komposisi kimia ransum perlakuan dapat dilihat pada Tabel 1.
Tabel 1. Komposisi Ransum Perlakuan
No
Bahan Pakan
 
Pkom
Komposisi Ransum Perlakuan
WP
WPPro
WPPre
WPS40
WPS60
 
 
 
……………………………….%………………………………
1
Jagung
 
33,00
33,00
33,00
33,00
13,00
2
Wheat pollard
 
40,00
40,00
0,00
0,00
0,00
3
Wheat pollard Prebiotik
 
0,00
0,00
40,00
0,00
0,00
4
Wheat pollard Sinbiotik
 
0,00
0,00
0,00
40,00
60,00
5
Bungkil Kedelai
 
25,00
25,00
25,00
25,00
25,00
6
VitMin-Mix
 
0,20
0,20
0,20
0,20
0,20
7
NaCl
 
0,25
0,25
0,25
0,25
0,25
8
L-Lysin HCL
 
0,10
0,10
0,10
0,10
0,10
9
DL-Metionin
 
0,10
0,10
0,10
0,10
0,10
10
CaCO3
 
1,35
1,35
1,35
1,35
1,35
 
Total
 
100,00
100,00
100,00
100,00
100,00
Kandungan Nutrien:
Protein Kasar (%)
21
20,91
20,91
20,72
20,62
20,74
Energi Termetabolis (kcal/kg)
 
3100
 
3097,27
 
3194,61
 
3036,29
 
3125,89
 
3147,56
Lemak Kasar (%)
5
2,25
2,25
2,56
2,34
2,49
Serat Kasar (%)
5
4,23
4,23
4,41
4,10
4,68
Ca (%)
0,9
0,84
0,84
0,94
0,91
0,93
P(%)
0,6
0,50
0,50
0,58
0,53
0,58
L-Lysin HCl
0,80
0,80
0,80
0,80
0,80
DL-Metionin
0,40
0,40
0,40
0,40
0,40
Resisten Starch (%)
37,25
37,25
37,84
38,18
30,36
Amilum (%)
51,63
51,63
51,17
51,46
37,46
Amilosa (%)
14,11
14,11
13,45
13,59
8,31
Amilopektin (%)
37,52
37,52
37,72
37,87
29,15
Total BAL (cfu)
2×107
12×107
12×107
Total yeast (cfu)
12×108
24×107
24×107
                       
Keterangan:
WP  : Ransum berbasis wheat pollard
WPPro         : Ransum berbasis wheat pollard plus probiotik
WPPre         : Ransum berbasis wheat pollard prebiotik
WPS40         : Ransum berbasis wheat pollard sinbiotik 40%
WPS60         : Ransum berbasis wheat pollard sinbiotik 60%
PKom          : Ransum komersial
Parameter yang diamati yaitu konsumsi ransum, bobot badan akhir, pertambahan bobot badan, Feed Conversion Ratio (FCR) dan retensi nitrogen, Income Over Feed And Chick Cost (IOFCC) dan profil vili usus.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pada pertambahan bobot badan, bobot badan akhir dan retensi nitrogen. Secara lengkap dapat dilihat pada Tabel 2.
Tabel 2. Pengaruh Pemberian Probiotik, Prebiotik dan Sinbiotik Mixed Culture Berbasis Wheat Pollard  untuk Meningkatkan Produktivitas Ayam Kampung Umur 8 Minggu
Perlakuan
 
Parameter
Konsumsi Ransum
(g/ekor/hari)
 
PBB (g/ekor/hari)
 
Bobot Badan Akhir (g/ekor)
 
FCR
 
Retensi Nitrogen (%)
WP
83.75+12.62
12.32c+0.63
727.46c+35.59
4.05+0.75
80.73a+6.52
WPPro
90.37+12.69
13.35b+0.61
785.72b+34.13
4.03+0.56
82.98a+3.48
WPPre
93.20+12.33
12.92bc+0.13
766.56bc+7.41
4.28+0.54
81.25a+1.74
WPS40
83.95+18.57
14.69a+0.41
860.86a+23.21
3.43+0.83
83.12a+1.09
WPS60
88.44+28.12
10.94d+0.38
650.62d+21.07
4.79+1.64
75.08b+2.05
Rerata
87.94+16.87
12.84+1.38
757.24+24.28
4.12+0.86
80.63+2.98
PKom
102.95+14.43
16.68+0.24
971.94+13.69
3.71+0.53
84.05+6.02
Keterangan: a,b,c,dSuperskrip  berbeda pada kolom yang sama menunjukan perbedaan  nyata  (P<0,05).
WP             : Ransum kontrol berbasis wheat pollard
WPPro       : Ransum kontrol berbasis wheat pollard plus probiotik mixed culture
WPPre       : Ransum berbasis wheat pollard prebiotik mixed culture
WPS40      : Ransum berbasis wheat pollard sinbiotik mixed culture 40%
WPS60      : Ransum berbasis wheat pollard sinbiotik mixed culture 60%
PKom        : Ransum komersial
PBB            : Pertambahan bobot badan
FCR            : Feed conversion ratio
Pemberian probiotik, prebiotik dan sinbiotik mixed culture berbasis wheat pollard memberikan pengaruh terhadap pertambahan bobot badan. Pertambahan bobot badan tertinggi pada perlakuan WPS40 sebesar 14,69+0,41 g/ekor/hari sedangkan pertambahan bobot badan terendah pada perlakuan WPS60 sebesar 10,94+0,38 g/ekor/hari. Peningkatan pertambahan bobot badan sangat dipengaruhi oleh kualitas ransum yang diberikan. Kualitas ransum dapat dilihat dari retensi nitrogen (Tabel 2). *Dosen Departemen Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang
Artikel ini adalah kutipan dari artikel lengkap yang telah dimuat di Majalah Poultry Indonesia Edisi Januari 2022 dengan judul Peningkatan Produktivitas Ayam Kampung Melalui Pemberian Pakan Sinbiotik Mixed Culture . Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silakan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153