POULTRYINDONESIA, Tangerang Selatan – Sistem imunitas merupakan salah satu elemen yang penting dalam pemeliharaan ayam ras. Sistem imunitas merupakan garda terdepan dalam menghalau berbagai serangan penyakit. Apalagi untuk ayam ras petelur yang dipelihara dalam periode yang cukup lama, maka sistem imun sangat memengaruhi produktivitas dari ternak itu sendiri. Permasahalahan tersebut dibahas dalam acara seminar dengan tema Semniar Teknis Layer “How Build Good Immune System in Layer and Factor that Affect Immunosuppresion in Layer” yang terselenggara di Swiss-belHotel Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (13/17).
Menurut Dr. Charles Daniel Parker, European Specialist in Poultry Veterinary Science, Member of European College of Poultry Veterinary menjelaskan bahwa semua serangan pathogen bisa menyebabkan imunosupresi. Diantara serangan penyakit yang harus diwaspadai adalah Infectious Bursal Disease (IBD), Chicken Anemia Virus (CAV) dan Marek’s Disease.
“Ketika virus IBD sudah sampai di bursa fabricius maka akan sangat menekan kemampuan imun dari ayam. Sedangkan CAV yang diserang adalah thymus, sehingga menurunkan respons antibodi. Penyakit selanjutnya yang harus diwaspadai adalah Marek Disease karena Marek bisa menyerang kedua organ antibodi yaitu bursa fabricius dan thymus.  Maka perlu diperhatikan bagaimana pemeliharaan saat umur umur awal terutama aspek kebersihan juga penting untuk memerhatikan maternal antibodi dari DOC. Karena ketika ayam sudah terkena penyakit tadi akan sangat mudah untuk terkena berbagai serangan penyakit lainnya,” ungkap Charles.
Baca Juga: Koperasi dan Teknologi untuk Kemajuan Perunggasan Indonesia
Selain dari manajemen pemeliharaan dan kesehatan, Menurut Istiadi, quality control, Feed Technology PT Charoen Pokphand Indonesia juga menjelaskan bahwa pakan berpengaruh terhadap sistem imunitas ayam. Istiadi juga melanjutkan bahwa Para peternak harus memastikan bahan pakan yang diterima oleh peternak adalah bahan yang sesuai dengan kebutuhan dari nutrisi ternak itu sendiri. Terutama bagi para pelaku usaha peternakan layer yang melakukan self mixing sebaiknya secara berkala memastikan bahan baku yang digunakan untuk pakan itu berkualitas.
“Ambil contoh seperti jagung. Jagung yang digunakan sebaiknya dicek apakah masih baru atau sudah lama, ketika sudah terlalu lama disimpan di gudang harus dicek kembali apakah jagung tersebut masih utuh atau sudah berubah karena serangan serangga,” jelas Istiadi.