Teknologi digital mempunyai berbagai peranan penting dalam perunggasan (sumber : thepoultrysite)
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Di era digital ini, terdapat banyak platform di berbagai industri guna meningkatkan efisiensi usaha, termasuk di dalamnya industri peternakan yang memaksa para stakeholder peternakan mulai beralih dan beradaptasi di era digital ini.
Berlandaskan itu, Digital Extension Society for Agricuture Application (Desa Apps) UGM menyelenggarakan seminar Bincang Desa series ke-30 yang bertajuk “Meraih Peluang Industri Peternakan di Era Digital” melalui daring via Zoom, Sabtu (9/10).
Baca juga : Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Efisiensi
Menurut Ir. Galuh Adi Insani, M.Sc., IPM. selaku dosen Fakultas Peternakan UGM sekaligus founder platform broilerX dalam seminar kali ini menegaskan bahwa teknologi digital berperan penting di industri peternakan. Salah satu contoh penerapannya ialah dengan teknologi algoritma komputer, dengan teknologi tersebut seorang peternak bisa menemukan solusi pada permasalahan di peternakannya.
Skill atau keterampilan dari peternak kita kumpulkan menjadi sebuah data lalu dirangkum menjadi informasi. Data dan informasi yang terkumpul kita bangun menjadi algoritma kemudian kita prediksi. Dari hasil pengembangan teknologi ini kita kembalikan ke masyarakat,” papar Galuh.
Di kesempatan yang sama, Dalu Nuzlul Kirom, S.T. selaku founder dan CEO Ternaknesia memberikan keterangan bahwa kesulitan para peternak untuk mencari akses pasar untuk bisa langsung menjual hasil budi daya ke konsumen secara langsung. Atas dasar hal tersebut akhirnya menjadi latar belakang dibentuknya platform Ternaknesia. Ternaknesia merupakan platform yang mengintegrasikan industri peternakan dari hulu sampai hilir, dengan adanya platform Ternaknesia, diharapkan peternak tidak ragu lagi untuk melakukan kegiatan beternak. Dengan peran teknologi, hingga saat ini Ternaknesia mampu beroperasi melalui produk hasil ternak on farm kemudian diolah menjadi olahan ternak yang selanjutnya dipasarkan melalui retail Ternaknesia.
Dalam paparannya, Dalu juga memberikan pesan kepada pelaku StartUp khususnya di bidang peternakan bahwa inovasi merupakan hal utama untuk mengembangkan usaha StartUp agar dapat tetap eksis dan berkembang.
“Di dunia StartUp itu bukan perihal paling canggih atau tidaknya suatu teknologi, tapi apakah teknologi tersebut dapat dipakai untuk memecahkan masalah atau tidak,” ujar Dalu.