POULTRYINDONESIA, Blitar – Koperasi Berkah Telur Blitar (BTB) menggelar peringatan gebyar milad pertama di pendopo kantor Bupati Blitar, Kanigoro, Minggu (30/6). Sederet acara turut mewarnai rangkaian peringatan milad tersebut, mulai dari sarasehan peternak, talk show kiat sukses dalam berbisnis peternakan, hingga launching produk unggulan serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Untuk informasi Koperasi BTB adalah kumpulan peternak rakyat dan pelaku UMKM pangan yang anggotanya sebagian besar professional muda yang sarjana di bidangnya di kawasan Blitar dan sekitarnya. Anggota yang tergabung terdiri dari peternak ayam petelur, peternak kambing/domba, peternak ikan dan UMKM produsen pangan.
Ketua Koperasi BTB, Yesi Yuni Astuti menceritakan bahwa pertama kali muncul ide untuk membuat wadah legal formal di kawasan Blitar timur sebagai wadah peternak rakyat itu pada bulan Sebtember 2021. Tapi sepakat bentuknya adalah koperasi, itu pada tgl 8 Juli 2023. Awal berdiri anggota koperasi Berkah hanya 9 orang. Kemudian setelah 15 hari berjalan, tgl 23 Juli 2023 terbit SK kemenkumham untuk koperasi. Dan tgl 2 Sebtember 2023 koperasi BTB dilaunching secara lansung oleh Direktur SPHP Badan Pangan Nasional dengan jumlah anggota koperasi waktu itu masih 11 orang.
“Selanjutnya, 9 bulan kemudian anggota koperasi BTB sudah mencapai 120 peternak di Blitar dan sekitarnya. Dimana anggota tersebar di 15 kecamatan di kabupaten Blitar, bahkan ada juga yang berasal dari kab. Malang, kab. Tulungagung dan kab.Kediri. Komposisi keanggotaan sekarang 90% adalah peternak ayam petelur, 10% peternak ruminasia, peternak perikanan dan pelaku UMKM pangan. Dengan 120 anggota, kebutuhan jagung kami adalah 1.300 ton per bulan, produksi telur kami 36 ton per hari. Sementara itu dalam koperasi ini, terdapat 6 divisi ekonomi, yaitu divisi telur; divisi perikanan; divisi pakan/jagung; divisi olahan pangan; divisi ruminanisa serta divisi beras,” tambanya.
Yesi melanjutkan dengan kebutuhan jagung anggota koperasi sebesar 1.300 ton per bulan dan produksi telur 36 ton per hari, maka hal ini merupakan pasar yang potensial untuk dikembangkan. Melihat hal tersebut, pihak koperasi mencoba mengelola lebih maksimal dengan mengajukan konsep close loop ekonomi kerakyatan berbasis koperasi sektor riil kepada Dewan Koperasi Indonesia wilayah Jatim. Dimana menurutnya konsep close loop koperasi sektor riil ini memiliki kerangka berfikir yang sederhana. Berbagai koperasi binaan Dewan Koperasi Indonesia yang mempunyai produk jagung, akan bermitra dan diserap oleh kopersi BTB. Kemudian dari jagung yang diserap ini, koperasi BTB menghasilkan telur dan produk ini dipasarkan melalui jaringan retail binaan Dewan Koperasi Indonesia.
“Alhamdulillah konsep yang kami ajukan direspon positif oleh jajaran pimpinan di Dewan Koperasi Indonesia wilayah Jatim. Kalau ini berjalan dengan harmonis, anggota koperasi dari hulu sampai hilir, InsyaAllah akan  bisa maju bersama sejahtera bersama. Untuk menindak lanjuti konsep ini, hari ini kita adakan penandatanganan kerja sama antara koperasi BTB dengan Dewan Koperasi Indonesia. Juga PKS antara koperasi BTB dengan koperasi Rimba Tani Bojonegoro dan koperasi Bunga Harapan Sumenep,” jelasnya.
Selain itu, Yesi menjelaskan pada milad perdana koperasi BTB juga diperkenalkan produk baru unggulan koperasi yakni “Beras Berkah”. Padi beras ini berasal langsung dari petani dan diolah tanpa pemutih, tanpa pengawet dan dikemas dalam karung 5 kg. Produk ini telah didaftarkan dan telah keluar ijinnya dari dinas terkait.
“Dalam 4 tahunan terakir, badai di dunia perteluran datang silih berganti, mulai dari pandemi, harga telur jatuh, pakan terus terusan naik, harga jagung melambung dan lain-lain. Hal ini membuat kegalauan bagi para peternak UMKM. Kendati saat ini kondisi sudah lebih stabil, namun  berbagai pertanyaan keraguan masih saja muncul pada sebagian kami. Untuk membuka cakrawala berfikir dan wawasan para peternak, dalam rangkaian acara ini kami juga mengadakan talk show bertema: Kiat sukses dalam berbisnis peternakan. Kami berharap, setelah acara milad ini berakir, ada semangat baru yang muncul untuk hari-hari ke depan kita semua. Aamiin,” tutupnya