POULTRYINDONESIA, Jakarta – Ayam layer modern sudah menapaki perkembangan yang luar biasa baik dalam segi jumlah telur, berat telur bahkan dalam bidang Feed Convertion Rate (FCR). Hal ini seperti disampaikan oleh drh. Dewa Made Santana, Technical Service Specialist, Southeast Asia, Hyline – Internasional, dalam mengisi acara webinar yang diadakan oleh PT. Farmsco Feed Indonesia, via online dengan Zoom dan Youtube, pada Rabu (23/2) dengan tema “Kupas Tuntas Produksi Layer Modern”.
Baca juga : Perlunya Sensus Ayam Petelur
Santana, begitu sapaan akrabnya, mengungkapkan menurut data yang peroleh ada perbedaan yang cukup menonjol antara ayam layer lama yakni pada tahun 1992, dengan ayam layer modern dengan data di tahun 2021. Menurutnya menurut data yang ada ayam layer lama sampai umur 80 minggu produksinya sebanyak 321 butir, sedangkan layer modern sudah bisa memproduksi sebanyak 374 butir, ada selisih 53 butir atau ada peningkatan sebanyak 16 persen.
Dalam segi berat telur, ayam lama hanya mampu memproduksi telur dengan berat sebesar 20,39 kg, sedangkan untuk ayam modern sudah bisa memproduksi sebanyak 23,06 kg.
“Maka berdasarkan data tersebut terdapat selisih sebesar 2,67 atau ada peningkatan sebesar 13,09%. Untuk FCR, kalau ayam lama sebesar 2,37, ayam modern sebesar 2,07 terdapat selisih 0,30 atau ada penurunan FCR sebesar 12,66%. Ini artinya konsumsi pakannya semakin efisien. Namun, menampilkan produksi yang cukup tinggi,” tegasnya.
Santana menjelaskan bahwa unsur genetik yang luar biasa dari ayam modern tentunya tidak bisa berdiri sendiri agar produksinya bisa optimal,perlu unsur lain yang mendukung seperti adanyanya nutrisi yang bagus, manajemen yang mumpuni, adanya pelayanan veteriner dan penerapan biosecurity.
Ia juga mengingatkan akan pentingnya memperhatikan homogenitas berat badan ayam selama proses pertumbuhan agar produksi bisa optimal. Ia memberi patokan umum untuk berat badan ayam pada umur seminggu adalah 2x berat badan DOC, 5 minggu sebesar 10x berat doc, 12 minggu 1.100 gram, 18 minggu 1.560 gram, 26 minggu 1.860 gram, sedangkan untuk umur 35 minggu 2.000 gram.