Oleh : drh. Amira Nadia Prastuti, M.Sc.*
Ada banyak sekali manfaat telur bagi kesehatan. Telur mengandung 13 nutrisi penting, termasuk kolin, yang mendukung perkembangan otak janin. Ada juga vitamin B12 dan zat besi untuk pertumbuhan anak dan fungsi otak secara keseluruhan, serta yodium, yang membantu fungsi sistem saraf yang sehat dan menjaga kesehatan kulit. Selain itu, limbah telur dapat dipergunakan sebagai pupuk organik sehingga lebih ramah lingkungan.
Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang dikonsumsi secara luas. Kandungan nutrisi telur yang beragam dan harga yang relatif terjangkau membuat masyarakat senang mengonsumsinya
Setiap hari Jumat pekan kedua di bulan Oktober, diperingati sebagai hari telur sedunia. Hari telur sedunia mulai dilakukan di Wina pada tahun 1966. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan mendorong perkembangan aspek produksi dan komsumsi telur di dunia.
Negara Taiwan termasuk negara yang banyak mengonsumsi telur sebagai sumber protein hewani. Telur ayam telah menjadi produk penting dalam makanan rakyat Taiwan, oleh karena itu Council of Agriculture (COA) di Taiwan bertujuan untuk meningkatkan kualitas telur dan menjaga kesehatan warga.
Produksi telur di Taiwan
Peternakan layer mayoritas terkonsentrasi di bagian tengah dan selatan Taiwan. Produksi telur harian di Taiwan pada tahun 2000 berkisar antara 80.000 hingga 85.000 peti, masing-masing dengan berat 12kg dan berisi sekitar 200 butir telur. Data terbaru dari COA, pada tahun 2020 produksi telur ayam adalah 8,2 milyar butir telur.
Selama dua dekade ini, terjadi peningkatan yang pesat pada peternakan unggas dan produksi telur yang disebabkan oleh kemajuan teknologi produksi dan peningkatan permintaan pasar di Taiwan. Menurut statistik, nilai output industri perunggasan pada tahun 2000 untuk telur mencapai NT$ 10,4 miliar.
Baca juga : Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI)i dan Perkembangan Perunggasan Terbaru Korea Selatan
Menurut rantai produksi dan pemasaran telur ayam di Taiwan, terdapat beberapa kategori telur ayam yaitu telur segar biasa (tidak dikemas, dicuci dan dinilai). Kemudian berdasarkan Agricultural Production and Certification Act, kategori telur yaitu telur premium bersertifikat (CAS/Certified Agricultural Standards) dan Traceable Agricultural Products (TAP).
Pada masa lampau, negara Taiwan belum memiliki label pada telur yang tidak dikemas, sehingga setiap kali ditemukan kasus telur yang dijual di pasaran memiliki residu obat atau bahan kimia yang melanggar standar. Berawal dari sini, tidak memungkinkan untuk melacak sumber peternakan dari mana telur itu berasal, sehingga sulit dilakukannya peningkatan manajemen serta pemberian bimbingan di peternakan yang bersangkutan.
Oleh karena itu, sejak 1 September 2015 Council of Agriculture (COA) mulai menyelenggarakan sistem pelabelan untuk telur non kemasan yang dilampirkan oleh peternakan ayam petelur. Hanya telur yang mempunyai label yang dapat dijual ke pedagang telur. Label tersebut harus menyertakan nama peternakan sumber telur, kode QR, kode individu peternakan, dan tanggal penggunaan telur.










