Konsumsi produk asal unggas perlu ditingkatkan
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Tak bisa dipungkiri bahwa tingkat konsumsi daging dan telur ayam masyarakat Indonesia masih rendah apabila dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara seperti Malaysia dan Thailand. Untuk itu, dalam upaya mengampanyekan konsumi ayam dan telur, Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar Indonesia) akan menggelar kompetisi kreasi tiktok dan digital poster dengan tema “Ayam dan Telur Tingkatkan Imunitas dan Kesehatan”.
Dalam rapat sosialisasi terbatas secara virtual melaui aplikasi Zoom, Jumat (11/6), Ricky Bangsaratoe selaku Ketua Bidang Usaha dan Promosi Pinsar Indonesia menyampaikan bahwa kompetisi kreasi poster dan tiktok ini merupakan rangkaian acara kegiatan edukasi gizi ayam dan telur yang telah dimulai sejak bulan Maret dengan diadakannya talkshow di berbagai radio dan TV, seminar virtual serta pembagian paket bantuan 5000 daging ayam dan telur di 5 kota dan kabupaten di daerah Bandung Raya.
“Puncak dari rangkain kegiatan edukasi gizi ayam dan telur ini akan digelar bersamaan dengan perayaan Hari Ayam dan Telur Nasional ke-11 yang akan digelar di Kupang Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.
Baca Juga: Kementan Luncurkan Gemaya untuk Tingkatkan Konsumsi Ayam
Ricky yang juga merupakan Ketua Pelaksana Edukasi Gizi Ayam dan Telur 2021 berharap agar rangkaian kegiatan ini dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai kalangan, terutama dalam hal pencegahan stunting di berbagai daerah di Indonesia.
Hal senada diungkapkan oleh Bambang Suharno selaku Wakil Ketua Pelaksana Edukasi Gizi Ayam dan Telur 2021. Dirinya menegaskan bahwa kompetisi kreasi tiktok dan poster ini merupakan sebuah upaya edukasi untuk meningkatkan konsumsi serta menangkis isu-isu negatif tentang ayam dan telur yang selama ini banyak beredar di masyarakat.
“Ini merupakan upaya kita dalam mengampanyekan gizi ayam dan telur dengan cara yang berbeda dan target generasi yang berbeda pula. Semoga dengan ini masyarakat dapat lebih menyukai dan mengetahui manfaat gizi ayam dan telur. Kepada semua pemangku kepentingan, termasuk media dan asosiasi perunggasan untuk selalu mengampanyekan konsumsi ayam dan telur di masyarakat,” ujar Bambang.