Lahir dari keluarga sederhana di sebuah desa kecil di Kabupaten Gunungkidul, tidak menyurutkan semangat dan usaha Prof. Dr. drh. Michael Hariyadi Wibowo , M.P. untuk meraih cita-citanya. Pria yang akrab disapa Michael ini merupakan salah seorang Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Hewan Universitas (FKH) Gadjah Mada Yogyakarta sekaligus konsultan perunggasan dan mikrobiologi nasional.
Kesuksesan tidak diraih dengan sendirinya, melainkan karena usaha yang telah dilakukan. Lahir dari keluarga sederhana menjadikan ia terus semangat meraih cita-cita.
Setelah lulus dari SMA Negeri 1 Wonosari pada tahun 1986, laki-laki yang lahir di Kabupaten Gunungkidul, 3 Juli 1967 ini bercerita bahwa dirinya pada saat itu mendapat tawaran dari saudaranya untuk bekerja di salah satu bank milik pemerintah. Namun tanpa alasan yang pasti, ia lebih memilih mendaftar menjadi mahasiswa di Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Micahel meyakini, semua yang terjadi dalam hidupnya bukanlah kebetulan, tapi ada campur tangan Tuhan dan disertai usaha yang keras.
Selain menjadi Guru Besar di FKH UGM, Michael juga merupakan salah satu orang pertama yang meneliti wabah Avian Influenza (AI) yang menyerang Indonesia. Saat ditemui jurnalis Poultry Indonesia di kediamannya, Sabtu (18/1), Michael banyak bercerita tentang perjalanan hidupnya mulai dari kecil hingga seperti sekarang ini.
Selepas lulus dan menjadi Dokter Hewan pada tahun 1991, Michael sempat diterima di 3 pekerjaan yaitu di RPH (Rumah Potong Hewan) di daerah Cakung, serta kedinasan di daerah Surabaya dan Jepara. Akan tetapi anak pertama dari enam bersaudara ini lebih memilih mendaftar di perusahaan perunggasan swasta, dan alasan ekonomi yang menjadi faktor utamanya.
Michael diterima dan diangkat menjadi pengajar pada Departemen Mikrobiologi FKH UGM. Michael yang tadinya seorang karyawan perusahaan perunggasan kemudian diterima sebagai dosen yang harus mengeluti bidang mikrobiologi, baginya hal tersebut menjadi tantangan tersendiri. Meski begitu, berkat kerja kerasnya, ia tidak mendapatkan hambatan yang berarti dan justru semakin banyak kesempatannya untuk belajar.
Kondisi perunggasan Indonesia
Sebagai akademisi di bidang perunggasan, Michael tentu tak menutup mata terkait kondisi perunggasan Indonesia. Ia melihat bahwa usaha bidang perunggasan, khususnya peternakan ayam komersial dan pembibitan di Indonesia merupakan usaha bidang peternakan yang paling maju dan berkembang.
Menurut Michael, riset pada sektor perunggasan belum menjadi prioritas dan terkesan dikesampingkan. Beberapa kali riset yang diajukan olehnya tidak disetujui Pemerintah karena bukan termasuk prioritas. Hal berbeda apabila proposal risetnya diajukan ke pihak luar yang justru mendapatkan respon yang baik. Riset miliknya justru banyak didanai oleh Australia, Amerika, Belanda dan negara lainnya. Selain riset, permasalahan lahan juga akan menjadi masalah tersendiri bagi perunggasan Indonesia. Banyak kasus yang terjadi, kawasan peternakan tergusur oleh pembangunan perumahan.
Tantangan lain adalah pengolahan pasca panen produk peternakan. Hal ini terkhusus pada telur, yang belum mempunyai pengolahan pasca panen yang memadai. Persoalan pasca panen ini akan berkorelasi dengan permintaan dan penawaran produk yang terjadi di masyarakat sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.
Usaha dan jalin relasi
Ketika ditanya oleh jurnalis Poultry Indonesia terkait sosok yang menginspirasinya, Michael menjawab dengan yakin bahwa sosok tersebut adalah ayahnya sendiri. Di mata Michael, ayahnya merupakan sosok inspiratif yang selalu bisa menjadi contoh bagi dirinya untuk bisa menjadi lebih baik.
Semangat berusaha yang ditiru oleh Michael dari ayahnya, membuatnya bisa sukses seperti saat ini. Tekanan saat bekerja di perusahaan swasta dan tantangan baru sebagai pengajar dilaluinya dengan semangat dan usaha yang keras. Pengalaman bekerja di perusahaan cukup lama membuat ia mempunyai pertemanan yang luas.
Pada akhir sesi wawancara, Michael berharap kepada seluruh generasi muda untuk selalu semangat berusaha dan menjalin relasi/kerja sama yang seluas-luasnya. Pesan tersebut juga selalu disampaikan kepada mahasiswanya. Sandi
Artikel ini adalah kutipan dari artikel lengkap dari Majalah Poultry Indonesia edisi Februari 2020 dengan judul “Prof. Dr. drh. Michael Hariyadi Wibowo , M.P. – Semangat Berusaha dan Menjalin Relasi adalah Kunci”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153
Menyukai ini:
Suka Memuat...