Kondisi cuaca yang tidak menentu di berbagai wilayah Indonesia menjadi tantangan bagi para peternak dalam menjaga produktivitas ternak yang dipeliharanya. Hal ini pun dilakukan PT Bintang Terang Tunggal Farm dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya penyakit di kandang.
Edyson Widiyanto pemilik sekaligus pengelola PT Bintang Terang Tunggal Farm, peternakan ayam pedaging dan ayam petelur di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, menceritakan bahwa pada mulanya PT Bintang Terang Tunggal Farm merupakan peternakan yang didirikan oleh orang tuanya pada 1996 dan hanya membudidayakan ribuan ekor ayam pedaging saja. Kemudian pada tahun 2009, Edy sapaan akrabnya, mulai mengelola dan mengembangkan usaha keluarganya ini. “Perkembangannya cukup pesat dan pada 2013 kami mulai melebarkan usaha peternakan dengan membangun kandang ayam petelur. Hingga saat ini telah tersebar unit-unit dan kemitraan kandang ayam pedaging dan ayam petelur di berbagai wilayah Indonesia dengan kapasitas ratusan ribu ekor,” sebut Edy. Ia menambahkan bahwa, sejak 2016 pengembangan unit usaha dan kemitraannya telah tersebar di berbagai wilayah Kalimantan, Pulau Jawa, Bali, Lombok dan terus bertambah.
Industri perunggasan ternyata tidak semudah yang Edy bayangkan. Ia merasa tertantang dari proses hulu hingga hilir industri ini, “Budi daya perunggasan sangat menarik, dan memiliki tantangan tersendiri dari segi budi daya, kesehatan, dan penjualan produk” ungkapnya. Edy pun merasa terbantu dengan kehadiran dan pelayanan Medion di Pangkalan Bun.
“Sejak awal memulai usaha peternakan, kami telah menjadi pelanggan Medion dan sangat terbantu dengan kesigapan personil Medion di lapangan. Pelayanan responsif, penjelasan yang diberikan sesuai dan mudah dipahami. Selain itu, pemenuhan kebutuhan produk Medion di sini selalu tersedia ,” terang Edy.
Pengendalian penyakit
Tantangan yang dihadapi Edy adalah munculnya berbagai macam penyakit. Ia mengingatkan akan pentingnya melakukan vaksinasi dan pemberian suplemen yang tepat sebagai tindakan pencegahan serangan penyakit. “Hal terpenting dalam mengatasi munculnya berbagai penyakit, khususnya Newcastle Disease (ND) dan Infectious Bronchitis (IB) adalah memperhatikan biosekuriti dan program vaksinasi yang dilakukan. Apabila hal tersebut tidak berjalan dengan baik maka kerugian besar akan terjadi khususnya secara ekonomi dan hasil produksi,” terang Edy.
ND dan IB merupakan penyakit viral yang dapat menyerang semua umur ayam pedaging dan ayam petelur hingga menurunkan produktivitas. Kedua penyakit tersebut memiliki angka kesakitan yang tinggi, bahkan ND memiliki angka kematian yang bisa mencapai 100% dengan pola semakin hari semakin meningkat. Dampak lain yang disebabkan oleh ND dan IB pada ayam petelur adalah menurunnya kualitas dan kuantitas produksi telur. Selain jumlah produksi yang menurun, ND dapat mengakibatkan produksi telur dengan ukuran kecil (pigeon egg), sedangkan IB dapat mengakibatkan bentuk telur yang asimetris dan kerabang yang tipis.
Outbreak penyakit ND dan IB di peternakan Edy bisa terbilang jarang terjadi, karena Edy telah melakukan program vaksinasi dengan memberikan vaksin Medivac ND G7-IB Variant Emulsion serta suplemen herbal Imustim yang direkomendasikan oleh personil Medion. “Namun, kami pernah terlewat menggunakan vaksin dan serangan penyakit pun muncul kembali. Karena itu kami meminta bantuan personil Medion untuk membantu mengatasi dan mengingatkan jadwal vaksinasi. Hingga saat ini tidak pernah muncul kembali outbreak dan ternyata sangat efektif mencegah serangan ND dan IB,” kenang Edy.
Pemberian vaksin Medivac ND G7-IB Variant Emulsion dan suplemen herbal Imustim berguna untuk melindungi unggas dari penyakit Newcastle Disease dan Infectious Bronchitis. Medivac ND G7-IB Variant Emulsion merupakan vaksin inaktif berbentuk emulsi yang mengandung virus Newcastle Disease genotipe VII serta virus Infectious Bronchitis strain klasik dan 2 strain IB Variant yang homolog dengan isolat lapangan. Selain itu Imustim merupakan suplemen cair yang mengandung ekstrak herbal yang berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan meningkatkan aktivitas fagositosis sel makrofag yang berperan untuk melawan zat asing yang menyerang tubuh ayam. Imustim yang digunakan selama 3 hari sebelum dan sesudah vaksinasi ND terbukti efektif untuk mengoptimalkan pembentukan antibodi ND.
Edy menceritakan pernah mencoba menggunakan produk lain untuk mengatasi munculnya penyakit-penyakit ini. Namun hasilnya kurang memuaskan, dan ia kembali menggunakan produk-produk Medion karena telah teruji dan terpercaya kualitasnya. “Produk lain memiliki harga yang lebih tinggi, namun proteksinya masih kurang. Maka dari itu, saya kembali menggunakan produk dari Medion,” ungkap Edy.
Vaksin Medivac ND G7-IB Variant Emulsion dan produk suplemen herbal Imustim sangat mudah diaplikasikan. Ia pun menghimbau para peternak lain untuk menggunakan produk dari Medion. Medivac ND G7-IB Variant Emulsion dan Imustim terbukti dapat memberikan proteksi yang optimal terhadap ND dan IB yang menyerang unggas, menjaga produktivitas ternak, kualitas kerabang telur baik, puncak produksi telur yang lebih lama dan terhindar dari outbreak penyakit ND dan IB.
“Secara keseluruhan produk Medion ini sudah sangat baik dan sangat membantu. Kami sudah membuktikan sendiri. Semoga Medion terus menjaga kualitasnya dan kami tunggu produk-produk baru lainnya,” tutup Edy. Adv