Oleh: drh. Istianah Maryam Jamilah, MVS*
Menurut Global Animal Protein Outlook 2022 oleh Rabobank, industri daging unggas dunia diperkirakan perlahan pulih setelah digempur Covid-19 selama dua tahun. Selaras dengan pernyataan tim riset Rabobank, The US Department of Agriculture (USDA) dalam Livestock and Poultry: World Markets and Trade (12/1), memperkirakan bahwa produksi daging ayam dunia tahun 2022 bisa mencapai 100,8 juta ton, atau meningkat sekitar 1.8% dibanding tahun 2021.
Perunggasan dunia di tahun 2022 diproyeksikan akan membaik setelah digempur Covid-19 dua tahun berturut-turut. Meskipun begitu, industri perunggasan masih perlu waspada terhadap beberapa tantangan yang bisa saja memupuskan harapan pulihnya industri perunggasan di tahun 2022
Covid-19 masih menjadi tantangan
Walaupun kuantitas produksi dan ekspor daging ayam di dunia diperkirakan akan meningkat di tahun 2022, perjalanan untuk pemulihan sektor perunggasan tentunya tidak luput dari tantangan Covid-19 yang belum mereda. Munculnya varian omicron dan kemungkinan varian lainnya dari Covid-19, akan terus menjadi faktor tunggal terbesar pada tahun 2022 yang menentukan profitabilitas industri unggas.
Baca juga : Kesejahteraan Hewan vs Sustainabilitas Lingkungan pada Industri Perunggasan di Belanda
Seberapa mengganggunya varian baru Covid-19 menyebar di berbagai wilayah dunia, akan menentukan apakah industri daging unggas dunia akan melanjutkan pemulihannya atau mengalami kemunduran. Beberapa faktor yang dipengaruhi oleh Covid-19 antara lain biaya rantai pasokan pakan unggas, tenaga kerja, energi dan pengiriman antar negara. Beberapa faktor tadi, tentunya bisa berubah dengan tiba-tiba dan bergantung pada kondisi Covid-19 di seluruh dunia.
Proyeksi produksi daging unggas Amerika Serikat
Menurut data laporan USDA di bulan Januari 2022, produksi daging ayam domestik Amerika Serikat (AS) tahun 2022 diproyeksikan akan meningkat sekitar 1,17% dibanding tahun 2021. Namun, tidak seperti produksi daging ayam yang diprediksi akan meningkat tahun 2022, produksi daging kalkun AS justru diperkirakan akan turun. Menurut USDA, penurunan suplai daging kalkun akan mengakibatkan kenaikan harga daging kalkun hingga 123 sen per pound di tahun 2022.
Pertumbuhan konsumsi dan produksi daging ayam Eropa diperkirakan melambat
Prospek produksi daging ayam AS yang meningkat di tahun 2022 ternyata diimbangi oleh ekspektasi yang lebih rendah terhadap pertumbuhan produksi daging ayam di Uni Eropa. Produksi daging Ayam di Eropa masih dibayang-bayangi wabah epidemi Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) yang masih menggempur berbagai wilayah Eropa sejak Oktober 2020, yang belanjut hingga 2021 dan masih dilaporkan hingga awal tahun 2022 (Tabel 1 ).
Tabel 1. Laporan kejadian HPAI berdasarkan data Komisi Uni Eropa (Januari 2022).
Tanggal laporan diterima EU |
Negara |
Wabah |
Penjelasan tambahan |
3 Januari 2022 |
BelgiaDenmarkPolandiaPortugal |
HPAI H5N1 |
Wabah HPAI terkonfirmasi sejak 28 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 |
4 Januari 2022 |
DenmarkItaliaPortugal |
HPAI H5N1 |
Laporan dari otoritas tiga negara tentang adanya HPAi di negara tersebut. |
5 Januari 2022 |
Polandia |
HPAI H5N1 |
Tiga outbreak baru di peternakan unggas komersial di łódzkie, mazowieckie dan wielkopolskie voivodships. |
6/ Januari 2022 |
Belanda |
HPAI H5 |
Konfirmasi dua outbreak tambahan di Blija, Friesland dan Bentelo, Overijssel. |
7 Januari 2022 |
Hungaria |
HPAI H5N1 |
Outbreak HPAI pada burung peregrine falcon peliharaan di Kecskemét. |
10 Januari 2022 |
DenmarkBulgariaCeko |
HPAI H5N1 |
Merupakan outbreak HPAI baru di tiga negara tersebut |
11 Januari 2022 |
Belgia |
HPAI H5N1 |
Outbreak H5N1 pada 4866 unggas dan burung peliharaan dari berbagai spesies di Bocholt, Limburg. |










