POULTRYINDONESIA, Jakarta – PT Gallus Indonesia Utama (GITA) mengadakan konferensi pers secara virtual dalam rangka menyambut Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN) & World Egg Day (WED) 2022 yang rencananya akan dipusatkan di Sumatra Barat. Konferensi pers dilakukan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, Rabu (24/8).
Dalam kesempatannya, Ketua Panitia Pusat HATN, Ricky Bangsaratoe, SH memaparkan laporannya mengenai rangkaian acara dalam menyambut Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN). Ricky merunutkan rangkain acara yang telah dilakukan pihaknya, antara lain Seminar Nasional dengan tema “Healthy Family With Chicken Meat & Egg” yang dilakukan secara hybrid pada, Sabtu (23/7) lalu.
Selain itu, Ricky juga menyampaikan bahwa juga dilaksanakan lomba kreasi video dan pembuatan artikel yang diadakan mulai 23 Juli hingga 18 Agustus 2022, serta lomba pembuatan demo masak yang sedang dalam proses. Pada tanggal 22 september 2022, akan dilaksanakan seminar mengenai pentingnya protein hewani dan mengenai isu AMR (Antimicrobial Resistance) yang akan diadakan di Universitas Andalas, Padang.
“Mari sama-sama kita doakan acara puncak pada tanggal 14 hingga 16 Oktober 2022 berjalan lancar, aman, dan sukses, serta dapat membawa kesadaran bagi masyarakat yang belum mengenal pentingnya protein hewani. Sedikit bocoran, pada tanggal 16 Oktober nanti juga akan ada kegiatan MURI yang dilaksanakan di Bukit Tinggi, yaitu pembuatan teh talua atau teh telur terbanyak,” jelas Ricky.
Sementara itu, Bambang Suharno, Wakil Ketua Panitia Pusat HATN mengatakan bahwa konsumsi daging ayam dan telur Indonesia masih rendah dibandingkan negara tetangga karena masih banyak kampanye negatif mengenai ayam dan telur, seperti isu hormon, kolesterol, bisul, dan lain sebagainya. Bambang menekankan bahwa yang lebih memprihatinkan adalah konsumsi ayam dan telur rendah bukan karena daya beli karena faktanya, konsumsi rokok sangat tinggi.
Baca Juga: Penerapan IoT dalam Budi Daya Broiler
“Kalau melihat dari proteinnya, daging dan telur ayam merupakan sumber protein yang sangat murah. Sehingga kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat dengan adanya Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN) & World Egg Day (WED) 2022. Sasaran kegiatannya adalah ibu rumah tangga; organisasi perempuan, seperti PKK; pelajar dan mahasiswa; lembaga kesehatan; dan media,” terangnya.
Dengan tema “Healthy Family With Chicken Meat & Egg”, Bambang mengatakan bahwa acara puncak HATN 2022 akan diadakan pada hari Minggu tanggal 16 Oktober 2022 di Plaza Jam Gadang Bukittinggi, Sumatra Barat.
“Pada bulan September nanti akan ada seminar nasional di Universitas Andalas, Padang, dengan tema Kontribusi Ayam dan Telur dalam Penyediaan Protein Hewani Untuk Menciptakan Masyarakat yang Sehat dan Tangguh,” tambahnya.
Bambang juga mengatakan bahwa akan diadakan Seminar Nasional mengenai “Manajemen Peternakan Unggas” pada tanggal 14 Oktober 2022 oleh Dinas PKH Sumbar & Pinsar Sumbar, yang akan membahas jaminan keamanan pangan asal unggas melalui penatagunaan antimikroba (Antimicrobial Stewardship), dengan narasumber dari FAO dan Ditjen PKH.
Rangkaian acara lainnya berupa lomba menu masakan berbahan ayam dan telur oleh Dinas Ketahanan Pangan Sumatra Barat dan talkshow edukasi ayam telur di stasiun TV, Radio, dan kanal Youtube, yang bekerja sama dengan Padang Ekspress.
Acara Puncak HATN & WED 2022 akan dilaksanakan pada 16 Oktober 2022 di Plaza Jam Gadang, Bukittinggi, dengan rangkaian acara yang meliputi senam jantung sehat, parade delman, bazar UKM produk unggas, pengumuman pemenang lomba, hiburan tarian lokal, hingga pemecahan rekor MURI pembuatan Teh Talua (teh telur) terbanyak sebanyak 1.000 gelas.
“Mengenai pemecahan rekor MURI, ini merupakan misi Wakil Gubernur agar Teh Talua ini tidak hanya menjadi minuman orang Sumatra Barat, tetapi juga minuman orang Indonesia,” terangnya.
Acara ini diakhiri dengan pengumuman pemenang lomba kreasi video & penulisan artikel yang telah dilaksanakan mulai dari 23 Juli hingga 18 Agustus 2022.