Setelah melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadan selama satu bulan lamanya, masyarakat kemudian merayakan lebaran. Diawali dengan salat Idulfitri pada pagi hari, perayaan ini biasanya berlanjut dengan acara silaturahmi. Umat muslim Indonesia memang menjadikan lebaran sebagai momen untuk berlibur ke kampung halaman dan berkumpul dengan keluarga yang telah lama tak bertemu. Oleh karena itu, perayaan lebaran sangatlah spesial.
Bak pemeran utama dalam sebuah film, opor ayam merupakan bagian dari tradisi lebaran yang tak boleh dilewatkan.
Momen lebaran menjadi salah satu momen untuk saling bertemu dan bersilaturahmi. Setelah fokus beribadah puasa menahan lapar serta dahaga selama satu bulan, tak lengkap rasanya jika tak ada acara temu kangen di hari tersebut. Hal yang biasanya dilakukan ketika lebaran adalah berkunjung ke rumah kerabat maupun tetangga untuk bersilaturahmi dan memohon maaf kepada mereka.
Jika diperhatikan lebih dekat, baik diri kita sendiri maupun orang lain juga sudah mulai sibuk memikirkan printilan perayaan lebaran, bahkan sejak minggu pertama puasa. Mulai dari memikirkan baju lebaran, parsel, hingga hidangan yang akan dihidangkan saat lebaran tiba. Tak heran jika bulan puasa dan menuju lebaran merupakan stimulus ekonomi tahunan terbesar di berbagai negara di dunia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Pada momen ini, biasanya tersedia banyak hidangan klasik dan andalan. Salah satunya opor ayam.
Opor ayam di hari lebaran bagaikan pemeran utama dalam sebuah film. Dimana masakan ini seolah menjadi bagian dari tradisi lebaran yang tak boleh dilewatkan. Usut punya usut, opor ayam sudah ada sejak zaman dahulu. Opor ayam biasa disajikan oleh golongan masyarakat biasa yang mana pada masa tersebut tidak bisa memakan daging sapi. Daging-dagingan biasanya disuguhkan hanya untuk keluarga kerajaan. Agar bisa menikmati hidangan yang serupa, diciptakanlah opor ayam.
Rasanya yang khas dan cara pembuatannya yang tak terlalu sulit menjadikan masakan yang satu ini menjadi primadona tak hanya di hari lebaran. Berikut resep mudah mengolah opor ayam untuk lebaran dari Endeus.TV yang cocok dihidangkan saat lebaran maupun untuk sarapan, makan siang ataupun makan malam sehari-hari. Selamat mencoba!
Bahan:
-
1 ekor ayam, potong menjadi 8 bagian
-
500 ml santan cair
-
2 lembar daun salam
-
2 batang serai, memarkan
-
250 ml santan kental
-
2 sdt garam
Bumbu Halus:
-
2 cm kunyit
-
10 butir bawang merah
-
6 siung bawang putih
-
1 sdt merica
-
1 sdm ketumbar, sangrai
-
2 cm jahe
-
3 butir kemiri, sangrai
-
½ sdt jinten, sangrai
Cara Membuat:
-
Tumis bumbu halus sampai harum. Tambahkan daun salam dan serai, masak sampai bumbu matang.
-
Masukan ayam, masak sampai ayam berubah warna.
-
Tambahkan santan cair, aduk sambil ditimba-timba agar santan tidak pecah. Masak sampai ayam empuk dan santan mendidih. Masak opor dengan menggunakan api kecil, agar bumbu meresap sempurna ke dalam ayam.
-
Tuang santan kental, masak kembali sampai santan mendidih. Tambahkan garam, aduk rata. Angkat.
-
Sajikan dengan taburan bawang goreng.










