Kerugian ekonomi akibat adanya outbreak Newcastle Disease (ND) sangatlah banyak baik pada ayam pembibit, broiler komersial ataupun layer komersial. Penyakit ND sangat mudah dikenali dari sisi gejala klinis yaitu salah satunya munculnya gangguan syaraf tortikolis.
Berdasarkan data survey yang dilakukan oleh team Ceva Indonesia pada tahun 2019, persentase kasus ND mencapai 27% dari total 592 kasus penyakit yang dilaporkan. Laporan kasus terbanyak terjadi pada bulan Juni-Juli 2019 yang notabene bulan tersebut adalah musim kemarau (gambar 1).
Gambar 1: Persentase laporan kasus penyakit selama tahun 2019 dan laporan kasus ND setiap bulan pada broiler dan layer komersial.
Pada broiler komersial, seringkali penyebabnya akibat keterlambatan munculnya kekebalan maksimum disaat peningkatan tantangan ND di lapangan. Hal ini disebabkan karena adanya interferensi kekebalan asal induk terhadap vaksin ND kill yang menyebabkan mundurnya terbentuknya kekebalan, serta kualitas aplikasi booster vaksin ND live yang tidak optimal atau tidak dilakukannya vaksin booster ND live di peternakan.
Sukses kontrol ND dengan Vectormune ND
Pada pengamatan terhadap 9 juta ekor broiler komersial di Indonesia, Vectormune® ND memberikan perlindungan maksimum yang terlihat dari penurunan total kematian akibat penyakit ND sekitar 4.6% yang secara langsung meningkatkan berat badan ayam panen dan penurunan FCR dengan selisih total yang diselamatkan oleh Vectormune® ND sebesar Rp3.264.
Vectormune® ND adalah vektor vaksin yang mempunyai kelebihan dibandingkan vaksin ND killed yaitu tidak ada interferensi oleh kekebalan asal induk dan gertakan kekebalan yang lebih lengkap. Hal ini membuat perlindungannya akan lebih cepat dan lebih kuat dibandingkan vaksin ND killed.

Perlindungan maksimum Vectormune® ND
Team Ceva Indonesia melakukan monitoring trial Vectormune® ND pada ayam broiler komersial di berbagai sentra perunggasan Jawa dan Sumatra. Pemilihan peternakan (farm) yang digunakan untuk uji coba berdasarkan atas sejarah kasus ND di peternakan broiler tersebut yang terkonfirmasi pengecekan serologis baik ayam sehat ataupun sakit dan dilanjutkan test molekuler (PCR) disaat flok mengalami gejala ND.
Dua parameter utama dalam monitoring perlindungan maksimum antara Vectormune® ND dibandingkan ND killed yaitu performa, yang mencerminkan perlindungan gejala klinis dan titer ND, yang akan mencerminkan perlindungan terhadap shedding.
-
Perlindungan terhadap gejala klinis atau teknikal performa
Gambar 2: Technical performa grup Vectormune® ND versus ND Killed

Kedua grup tersebut mempunyai rata-rata panen pada umur 31 hari (grup ND Killed) dan 32 hari (grup Vectormune® ND). Secara nyata, Vectormune® ND memberikan perlindungan maksimum yang terlihat dari penurunan total kematian akibat penyakit ND sekitar 4.6%. Penurunan kematian ini secara langsung akan meningkatkan performa lainnya yaitu peningkatan berat badan dan penurunan FCR. Pada tabel di bawah ini menjelaskan selisih performa di kedua grup tersebut.
-
Perlindungan terhadap shedding virus ND lapangan
Gambar 3: Rata-rata titer ND dari kelompok ND killed dan Vectormune® ND
Perlindungan shedding dari tantangan lapangan tergambarkan dengan adanya penurunan titer ND disaat panen pada grup Vectormune® ND dibandingkan grup ND killed (gambar 3). Flok-flok ayam yang terpapar oleh virus ND secara normal akan mengalami peningkatan titer ND dibandingkan titer baseline nya dan sangat mudah diamati jika pengambilan sampel darah pada masa panen atau 30 hari ke atas. Pada pengamatan tersebut, titer ND pada grup yang menggunakan ND killed terlihat lebih tinggi 1.4log 2 dengan rata-rata umur sampling yang sama (umur 33 hari).
Gambaran titer ND pada flok-flok yang menggunakan ND killed (gambar 4) terlihat didominasi titer dengan rataan lebih tinggi dibandingkan titer ND rata-rata 2.3log 2 dibandingkan flok-flok yang menggunakan Vectormune® ND. Selain itu, titer ND ini menunjukkan bahwa uji coba Vectormune® ND dilakukan dominan pada kondisi lapangan yang tingkat tantangan ND nya sangat tinggi.
Gambar 4: Gambaran titer ND setiap flok dari kelompok ND killed dan Vectormune® ND
Sangat nyata, Vectormune® ND akan mengontrol penyakit ND melalui perlindungan klinis dan shedding yang lebih baik dibandingkan ND killed pada broiler komersial.
Keuntungan ekonomis Vectormune® ND
Penghitungan ekonomis ini merupakan kerugian yang terselamatkan akibat perlindungan maksimum dari Vectormune® ND dibandingkan periode sebelumnya saat menggunakan ND killed. Berdasarkan penurunan kematian, bobot badan dan konversi pakan, selisih total yang diselamatkan Vectormune® ND setelah dilakukan adjustment pada umur yang sama yaitu Rp3.264.
*Asumsi harga pakan Rp7.000/kilogram dan harga ayam hidup Rp18.000/kilogram
ADV















