Seorang wirausaha harus mampu menyusun rencana
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Fakultas Peternakan Universitas Andalas menggelar suatu program bernama Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) yang bertemakan “Wirausaha Milenial Perunggasan 4.0” pada Minggu, (29/8). Acara yang digelar secara virtual ini didukung penuh oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, (Kemendikbudristek) sebagai salah satu acara untuk mahasiswa dalam rangka program kampus merdeka belajar.
Baca juga : Generasi Milenial Harus Terbuka dan Mudah Beradaptasi Terhadap Perubahan Zaman
Acara ini merupakan kelanjutan dari kerja sama antara Industri dan Akademisi berupa Closed House dari PT Charoen Pokphand Indonesia kepada Fakultas Peternakan Universitas Andalas. Tujuannya antara lain guna dimanfaatkan untuk proses pembelajaran mahasiswa. Dengan dilaksanakannya acara ini, menandakan bahwa kolaborasi antara akademisi atau perguruan tinggi dengan perusahaan selaku pelaku industri sudah berada di jalur yang tepat.
Berdasarkan pernyataan dari drh. Desianto B. Utomo, Ph.D., selaku narasumber dalam acara tersebut ada beberapa tantangan yang dihadapi para pemuda di sektor peternakan ini, diantaranya terkait kapasitas modal/finansial, kapasitas pemasaran, pengembangan teknologi, dan kemampuan manajemen keuangan, serta persaingan bisnis.
“Saat ini para pemuda kita dihadapkan pada babak baru, yaitu dengan adanya revolusi industri 4.0, bahkan revolusi industri 5.0 sudah semakin dekat. Oleh karenanya para mahasiswa dan para lulusan peternakan kita nanti harus bisa beradaptasi dengan perubahan dunia yang semakin cepat ini. Sehingga mereka harus bisa berdaya saing dengan inovasi dan efisiensi,” terangnya.
Desianto juga menambahkan bahwa SDM Milenial ini harus mampu memecahkan masalah dengan baik dan mampu mengelola diri sendiri. Milenial harus mempunyai ide baru yang cemerlang serta mampu berkreasi. Seorang pemuda masa depan harus memiliki jaringan sosial yang luas, memiliki kesadaran diri dengan memperhatikan pikiran, perilaku, perasaan, dan dampaknya terhadap orang lain, serta mampu melakukan inisiatif diri untuk menjalankan sesuatu demi kemajuan.