Terletak di timur laut Pulau Jawa, pulau ini dipadati oleh penduduk yang mencapai lebih dari 4 juta jiwa pada tahun 2023. Wilayah kepulauan serta perairan yang ada di sekitarnya juga dikenal sebagai penghasil minyak bumi dan gas alam di provinsi Jawa Timur. Selain itu, pulau ini juga merupakan produsen garam terbesar di Indonesia, sehingga dijuluki “Pulau Garam”. Ya, inilah Pulau Madura.
Selain terkenal dengan olahan satenya, rupanya Madura juga terkenal dengan nasi bebeknya dengan bumbu hitam yang khas. Pecinta makanan pedas, mari merapat.
Setiap tempat pasti memiliki daya tariknya tersendiri, tak terkecuali pulau Madura. Salah satu yang paling terkenal adalah pintu masuk utama ke pulau ini melalui Jembatan Nasional Suramadu. Meski berfungsi sebagai penghubung, nampaknya jembatan ini juga masih menjadi objek wisata bagi para pelancong. Objek wisata lainnya yang dapat dinikmati adalah kegiatan Karapan Sapi atau perlombaan pacuan sapi yang digelar setiap tahunnya.
Madura juga terkenal dengan berbagai olahan khas daerahnya yang memanjakan lidah saat berwisata kuliner. Beberapa olahan diantaranya ialah sate bumbu madura, rujak cingur, soto madura, dan nasi bebek. Nasi bebek Madura sangatlah terkenal, bahkan di daerah luar pulau Madura sekalipun. Banyak wisatawan yang rela menempuh perjalanan darat menuju pulau Madura hanya untuk menikmati sajian ini.
Nasi bebek Madura terkenal dengan kelezatan bumbunya yang berwarna hitam pekat. Rerempahan yang digunakan sangat cocok dengan daging bebek goreng yang sangat empuk dan gurih karena rempahnya yang sangat meresap. Tak perlu jauh-jauh ke Madura, Poultry Kuliner akan membagikan resep bebek bumbu hitam yang dapat diolah di rumah dari Gita Dwi Ambarsari via Cookpad. Untuk menambah cita rasa, resep ini juga dapat dihidangkan dengan sambal pencit atau mangga muda yang segar dan pedas. Selamat mencoba!
Bahan:
-
1 kg Daging Bebek
-
1 kg Hati Bebek
-
1 buah Jeruk Nipis
-
1 bungkus kecil asam jawa
-
Garam, gula, dan penyedap rasa, secukupnya
-
Air
-
Minyak Goreng
Bumbu halus:
-
25 siung bawang merah
-
10 siung bawang putih
-
20 buah cabe merah keriting
-
20 buah cabe rawit merah
-
3 butir kemiri
-
2 batang sereh (Ambil bagian putihnya saja)
-
10 lembar daun jeruk (buang batang tengahnya)
-
2 ruas lengkuas
-
2 ruas jahe
-
1 ruas Kunyit
-
1 sdt ketumbar butiran
-
1/2 sdt lada butiran
Sambal pencit:
-
1 buah mangga muda ukuran sedang (pencit)
-
8 buah cabai merah keriting
-
6 buah cabai rawit (sesuai selera)
-
2 siung bawang merah
-
1 bungkus kecil terasi siap pakai
-
Garam dan gula, secukupnya
Cara membuat:
-
Cuci bersih bebek dan potong sesuai selera. Bagi yang masih ragu untuk menikmati hidangan bebek karena bau amisnya, gunakan perasan air jeruk nipis.
-
Kucuri dengan jeruk nipis, diamkan sekitar 30 menit, lalu bilas. Siapkan bumbu halus. Larutkan asam dengan 4-5 sdm air dan ambil airnya saja.
-
Tumis bumbu halus hingga harum dengan sedikit minyak goreng. Masukan daging bebek dan aduk rata hingga daging berubah warna menjadi pucat. Tuang air, beri garam, gula, dan penyedap rasa. Masukan air asam jawa.
-
Masak daging bebek selama 40 menit dan masak lagi sekitar 15-20 menit sampai air menyusut dan daging empuk. Aduk sesekali.
-
Panaskan minyak goreng. Goreng daging bebek hingga matang kecoklatan. Angkat dan sisihkan. Siapkan bahan untuk membuat bumbu hitam.
-
Tambahkan sisa bumbu ungkep dengan minyak bekas menggoreng. Kadar air dan minyak harus seimbang. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk sekitar 30 menit sampai warnanya menghitam. Angkat jika tingkat kematangan dan rasa dirasa sudah pas. Sajikan bebek bersama bumbu hitamnya. Siapkan bahan untuk membuat sambal pencit.
-
Haluskan seluruh bahan sambal pencit, kecuali mangga. Jangan terlalu halus, cukup blender kasar atau ulek di cobek biasa.
-
Kupas dan cuci bersih mangga di air mengalir. Lalu, serut kasar atau potong memanjang dan tambahkan ke dalam sambal. Aduk rata. Sajikan dengan olahan bebek bumbu hitam.










