PT Sierad Produce Tbk (Perseroan) dengan menerapkan prosedur pencegahan COVID-19 menggelar Rapat Umum Pemegang Saham
POULTRYINDONESIA, Jakarta – PT Sierad Produce Tbk (Perseroan) dengan menerapkan prosedur pencegahan COVID-19 menggelar Rapat Umum Pemegang Saham di Jakarta, Rabu (17/6).
Dalam RUPS tersebut dipaparkan bahwa Perseroan membukukan Laba Bersih Tahun Berjalan sebesar Rp79,7 miliar naik 207,69% dibanding tahun 2018 sekitar Rp25,9 miliar dengan penjualan bersih sebesar Rp4,106 triliun meningkat 31,6% atau setara dengan Rp986 miliar dibandingkan penjualan bersih tahun 2018 sejumlah Rp3,120 triliun.
Direktur Utama Perseroan, Tommy Wattimena mengatakan bahwa kinerja menggembirakan ini tentunya merupakan hasil kerja keras tim antara manajemen dan seluruh karyawan serta tenaga ahli kompeten Perseroan dalam menerapkan strategi bisnis yang berorientasi pada hasil.
“Tentunya kami tidak langsung merasa puas, kami akan menjaga momentum pertumbuhan pada tahun 2020 ini melalui serangkaian inovasi baru dan diferensiasi pasar,” jelas Tommy.
Baca Juga: Wahyoo Bersama Sierad Luncurkan 100 Outlet AGBT
Di awal rapat, Tommy Wattimena juga menjelaskan kondisi terkini Perseroan. Melalui paparan singkatnya, ia menjelaskan bahwa dalam masa pandemi COVID-19, Perseroan tetap membukukan kinerja positif berupa penjualan Perseroan pada kuartal pertama 2020 yang mencapai Rp1,15 triliun meningkat dibandingkan kuartal pertama tahun 2019 sebesar Rp928 miliar dan laba usaha sebesar Rp59,2 miliar dibandingkan kuartal pertama tahun 2019 sebesar Rp36,6 miliar.
Lebih lanjut Tommy memaparkan bahwa tahun 2020 dimanfaatkan oleh Perseroan untuk mengeluarkan inovasi strategis dalam mengembangkan usahanya. Menurutnya, Perseroan selalu berupaya mencari peluang usaha melalui inovasi yang memberikan nilai lebih kepada Perseroan maupun pelanggan dan pemangku kepentingan.
“Tahun ini kami berhasil menerapkan Halal Blockchain di Rumah Potong Ayam. Inovasi ini merupakan transformasi digital atas integritas dan transparansi data pada proses di Rumah Potong Ayam Perseroan sehingga selain jaminan kualitas produk, para pelanggan juga dapat secara langsung melakukan ketelusuran proses halal atas produk mulai dari awal produk masuk Rumah Potong Ayam hingga produk diterima oleh pelanggan,” jelasnya.
Lebih lanjut Tommy memaparkan bahwa tahun 2020 dimanfaatkan oleh Perseroan untuk mengeluarkan inovasi strategis dalam mengembangkan usahanya. Menurutnya, Perseroan selalu berupaya mencari peluang usaha melalui inovasi yang memberikan nilai lebih kepada Perseroan maupun pelanggan dan pemangku kepentingan.
“Tahun ini kami berhasil menerapkan Halal Blockchain di Rumah Potong Ayam. Inovasi ini merupakan transformasi digital atas integritas dan transparansi data pada proses di Rumah Potong Ayam Perseroan sehingga selain jaminan kualitas produk, para pelanggan juga dapat secara langsung melakukan ketelusuran proses halal atas produk mulai dari awal produk masuk Rumah Potong Ayam hingga produk diterima oleh pelanggan,” jelasnya.PI