Kondisi cuaca di Indonesia yang tidak menentu, menyebabkan ayam mudah stres sehingga memicu munculnya kasus ND dan IB. Selain itu, akibat kondisi lingkungan kandang yang lembab dan berdekatan satu sama lain mengakibatkan virus ND dan IB mudah berkembang dan menyebar secara cepat.
Kabupaten Blitar, provinsi Jawa Timur, merupakan salah satu sentra produksi telur terbesar dan memiliki kontribusi sebagai pemasok telur nasional. Hal ini menjadi sebuah peluang bisnis bagi pasangan Taslim Lutfi dan Bibit Yunisetyorini yang merintis Sumber Rizky PS. Mereka memulai usaha ayam petelur (layer) sejak tahun 2006. Bermula hanya memiliki 200 ekor layer pada awal usahanya, saat ini Taslim telah berhasil mengembangkan peternakan layer hingga ratusan ribu ekor bersama 120 plasma peternak yang tersebar di wilayah Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar.
Bibit Yunisetyorini menceritakan sepak terjang usahanya selama 14 tahun ini. Hal yang sering kali terjadi di peternakan dan plasma yang dinaunginya yaitu mengalami outbreak ND dan IB yang terjadi ketika biosekuriti kurang ketat ataupun terpapar dari peternakan lain di sekitarnya. Ia pun menceritakan bahwa gejala yang muncul seperti ayam berjalan menyerupai pinguin dengan perut yang membesar, pilek dan mengalami penurunan produksi serta warna cangkang telur pucat. “Biasanya puncak produksi dalam 1 kandang kami dapat mencapai 93 – 94%. Namun, ketika outbreak ini terjadi, produksi telur bisa mengalami penurunan 40 – 50% dan harga jual telur pun berkurang,” tutur Bibit.
Ketika mulai muncul tanda-tanda ND dan IB di peternakannya, ia pun langsung menghubungi personil Medion yang rutin berkunjung ke peternakannya dan mengajak untuk melihat secara langsung kondisi layer yang terserang penyakit. Mereka kemudian melakukan pengambilan sampel untuk Uji PCR dan sequencing di laboratorium Medion (MediLab) untuk mengetahui strain virus penyakit yang terjadi di peternakannya.
Setia menggunakan produk Medion
Melalui pelayanan yang diberikan oleh personil Medion di lapangan, membuat Sumber Rizky PS setia menggunakan produk Medion sejak memulai usaha peternakan layernya.  Bibit pun menceritakan bahwa dirinya selalu mengikuti program vaksinasi terbaru dari Medion agar peternakan dan plasma yang dinaunginya tetap terjaga. “Kami direkomendasikan menggunakan Medivac ND G7-IB Variant Emulsion untuk mengatasi kasus ND dan IB di peternakan kami,” ujarnya.
Pernah terjadi kasus ND dan IB di peternakannya, lantas ia mencari solusi dengan menggunakan Medivac ND G7-IB Variant Emulsion secara rutin, ternyata hal tersebut efektif mencegah serangan ND dan IB. “Kondisi peternakan di daerah kami yang berdekatan satu sama lain, tentu dapat dengan mudah tertular penyakit dikarenakan sistem manajemen pemeliharaan yang berbeda. Namun, kami cukup lega dengan adanya produk Medivac ND G7-IB Variant Emulsion yang kami gunakan secara rutin, revaksinasi dapat meminimalkan munculnya outbreak tersebut,” tuturnya.
Bibit pun menjelaskan, pemberian vaksin Medivac ND G7-IB Variant Emulsion dapat digunakan dalam jangka waktu 4-5 bulan sekali sebanyak 0,5 ml untuk setiap ekor layer yang dimilikinya. “Pemberian Medivac ND G7-IB Variant Emulsion untuk layer kami sangat bermanfaat, selain memberikan perlindungan optimal serta menjaga kesehatan ternak dari ancaman munculnya outbreak ND dan IB, harga dan kualitasnya pun bersaing dengan produk impor,” ujarnya. 
Medivac ND G7-IB Variant Emulsion mengandung isolat lokal ND G7 terkini dan isolat lokal IB serotipe klasik dan variant sehingga optimal mencegah serangan ND lapang dan memberikan perlindungan luas terhadap berbagai tantangan virus IB klasik dan variant. Bibit pun mengingatkan selain memberikan vaksin Medivac ND G7-IB Variant Emulsion sebagai pencegahan munculnya ND dan IB, para peternak diharapkan dapat melakukan penyemprotan kandang secara rutin, memperketat biosekuriti, dan pemberian vitamin agar ternak selalu terjaga. “Kami berharap Medion dapat terus berinovasi dan menjadi produk lokal unggul agar dapat terus membantu kami para peternak rakyat karena penyakit ayam terus bermunculan,” tutupnya.   Adv