Semnas ini diselenggarakan oleh ISMAPETI yang bekerjasama dengan BEM Fapet UNDIP dalam satu rangkaian acara TIMPINAS ISMAPETI 2019
POULTRYINDONESIA, Semarang – Indonesia melalui Kementerian Pertanian tak lagi sekadar menargetkan swasembada daging, tapi lebih dari itu tercapainya swasembada protein hewani. “Untuk mencapai swasembada protein hewani pada era revolusi industri 4.0, kita harus berkolaborasi dengan semua sektor dan disiplin ilmu,” tegas Dr. Ir. Bambang Waluyo Hadi Eko P., M.S., M. Agr. Sc selaku Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian UNDIP dalam acara Seminar Nasional di FPP UNDIP Semarang (25/10). Semnas ini diselenggarakan oleh ISMAPETI yang bekerjasama dengan BEM Fapet UNDIP dalam satu rangkaian acara TIMPINAS ISMAPETI 2019.
Iqbal Alim Spt. dari Subdirektorat Ruminansia Potong menyampaikan bahwa pemerintah mendukung penyediaan sumber protein hewani dari peternakan melalui sapi perah, kerbau, ayam ras, ayam lokal dan itik. Hal ini juga didukung oleh UU no 18 tahun 2012 tentang ketahanan pangan.
Kecenderungan menunjukkan pada tahun 2014 – 2018 populasi dari beberapa komoditas peternakan mengalami kenaikan. “Banyak program dan strategi yang disusun pemerintah untuk mencapai swasembada protein hewani Indonesia,” tutup Iqbal. PI