POULTRYINDONESIA, Jakarta – Berkecimpung dalam dunia peternakan telah dilakoni Syaiful sejak menjadi mahasiswa. Pria dengan nama lengkap Syaiful Jati Anhardhika atau yang biasa dipanggil Ipul ini berasal dari Grobogan Jawa Tengah dan telah menyelesaikan pendidikan sarjana peternakan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
Saat ini Ipul bekerja sebagai Technical Sales Representatif (TSR) Medion area Binjai, Medan, Sumatra Utara. Ipul mengaku, sejak menjadi TSR, ia melihat peluang usaha yang sangat besar pada sektor perunggasan akan tetapi masih banyak tantangannya. “Masalahnya sinergitas antarpelaku usaha belum berjalan secara maksimal,” ujarnya kepada Poultry Indonesia di Jakarta, Senin (10/2). 
Baca Juga: Menangkal Aspergilosis dengan Pembenahan Manajemen Pergudangan
Selain perlunya sinergi, manajemen perunggasan seharusnya mulai mengarah ke sistem modern, sehingga dapat bersaing dengan produk perunggasan luar negeri. Tantangan ke depan yang semakin tinggi pada sektor perunggasan membuat Ipul berharap adanya perbaikan tata kelola perunggasan di Indonesia. “Harapannya, terdapat pembagian sektor usaha antara perusahaan dan peternak kecil. Peternak melakukan budi daya dan perusahaan sebagai mitranya,” jelas Ketua Himpunan Mahasiswa Peternakan UNS periode 2016-2017 ini. Sandi
Artikel ini adalah kutipan dari artikel lengkap dari Majalah Poultry Indonesia edisi Maret 2020 dengan judul “Syaiful Jati Anhardhika – Tata Kelola Perunggasan Perlu Diperbaiki”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153