Beternak bukan suatu hal yang asing bagi diri Syofuroh. Meskipun dirinya seorang wanita, ia tidak pernah merasa malu untuk beternak. Keluarga besarnya merupakan petani dan peternak sukses di kampungnya, sehingga tak heran jika sejak kecil Syofuroh sudah mampu untuk mengurus berbagai macam ternak.
“Saya sudah merawat ratusan ayam dan bebek milik orang tua sejak kelas 5 sekolah dasar.  Selepas subuh saya sudah terbiasa mengurusi ayam, kalau hari libur saya yang angon sendiri bebek-bebek itu ke sawah. Saya senang dengan aktivitas ini, apalagi telur itik dan ayam menjadi sumber tambahan pendapatan untuk kehidupan keluarga kami,” ucapnya kepada Poultry Indonesia di Kelurahan Pasar Batang, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu (16/10).
Baca Juga : Tenaga Terampil Bidang Peternakan Sangat Dibutuhkan
Meski saat ini Syofuroh merupakan seorang Kepala Sekolah (PAUD) di daerahnya, namun usaha beternak dan menjual ayam potong tersebut tetap dijalaninya. Berkat keuletan dan kedisiplinannya tersebut, ia mampu menghidupi keluarganya dari hasil beternak. Dalam menjalankan roda usahanya, Syofuroh dibantu oleh 7 orang karyawannya yang semuanya merupakan warga setempat. Boy
Artikel ini adalah artikel lengkap dari Majalah Poultry Indonesia edisi November 2019 dengan judul “Sukses Mengajar dan Beternak”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153