Sebagai produsen dan distributor obat hewan di Indonesia, PT Multi Sarana Farma (MSF) terus berupaya mendukung para peternak untuk menghasilkan produk protein hewani yang aman dan sehat. MSF telah memproduksi bermacam produk meliputi premiks dan sediaan farmasetik non steril di antaranya antibiotik, multivitamin sebagai antidefisiensi vitamin & mineral, anthelmentika atau obat cacing, obat koksi, serta desinfektan. Produk-produk yang dihasilkan telah tersebar ke berbagai wilayah pemasaran meliputi Jabotabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Sumatra (khususnya Lampung & Medan).
Perusahaan yang memiliki visi untuk menjadi industri obat hewan yang tangguh dan berdaya saing tinggi, sertifikasi Cara Pembuatan Obat Hewan yang Baik (CPOHB) dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian merupakan bukti bahwa MSF sangat serius dalam menjalankan roda usahanya melalui prosedur yang sah dan bertanggung jawab.
Henfri Fransiscus selaku Direktur Utama PT Multi Sarana Farma (MSF) mengungkapkan bahwa dengan adanya sertifikasi ini menjadi jaminan bagi para konsumen untuk mendapatkan produk yang berkualitas.
“Obat yang kami produksi merupakan obat yang memiliki efikasi atau khasiat serta berkualitas yang aman baik bagi hewan, manusia, maupun lingkungan. Proses sertifikasi
ini sebagai bahan koreksi bagi kami dan adanya masukan dan saran sangat membantu terhadap proses produksi dan QC sehingga didapat hasil akhir produk obat yang terjaga kualitasnya.” ungkap Henfri.
Persiapan fisik bangunan, dokumentasi CPOHB, dan persiapan pelatihan sumber daya manusia untuk pabriknya yang berlokasi di Komplek Industrial Millenium Blok F4 no 8, Tigaraksa, Tangerang, Banten telah dipersiapkan sejak lama. Sedangkan lokasi kantor pusat PT Multi Sarana Farma berada di Kawasan Gading Serpong Tangerang, Ruko Crystal 2 No 30, Gading Serpong, Kelapa Dua Tangerang.
drh. Aris Kristianto selaku Factory Manager PT Multi Sarana Farma mengatakan bahwa MSF berupaya untuk selalu memberikan produk terbaiknya. Oleh karenanya selama 6 bulan pihaknya sudah mempersiapkan penambahan ruang lingkup Antibiotik Beta Laktam pada sertifikasi Cara Pembuatan Obat Hewan yang Baik (CPOHB) ini dengan serius. “Semoga dengan adanya sertifikasi CPOHB dapat memberikan nilai tambah untuk menarik minat dan kepercayaan dari konsumen,” ujarnya.
PT Multi Sarana Farma mempersiapan penambahan ruang lingkup Antibiotik Beta Laktam dan sertifikasi CPOHB ini sejak tahun 2020 dengan dilakukan penilaian audit oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian. Kemudian, dilaksanakan peninjauan fasilitas Beta Laktam pada 15 Desember 2020 oleh drh. Ni Made Ria Isriyanthi Ph.D (Kasubdit POH) dan drh. Liys Desmayanti (tim CPOHB subdit POH).
Masih menurut Aris, audit dan peninjauan fasilitas Beta Laktam dan CPOHB tersebut dilakukan untuk melihat secara keseluruhan aspek dan rangkaian kegiatan operasi yang mengatur seluruh proses produksi dan kontrol kualitas obat hewan secara baik dan benar, sehingga dihasilkan suatu produk akhir obat hewan yang aman dan berkualitas.
Tujuan utama dalam penambahan ruang lingkup Antibiotik Beta Laktam dan sertifikasi CPOHB ini agar menghasilkan produk terbaik dan berkualitas bagi para pelanggannya. Manajer Quality Assurance PT Multi Sarana Farma, drh. Visiska Arimami menambahkan, dalam mempersiapkan penerapan CPOHB, MSF sangat mempersiapkan dengan matang untuk berbagai keperluan dalam penerapan CPOHB di pabriknya. Berbagai syarat seperti dokumentasi, bangunan fisik yang sesuai dengan syarat-syarat yang dibutuhkan dan pelatihan sumber daya manusia sebagai pelaksana CPOHB dilakukan secara teratur supaya produk yang dihasilkan memang benar-benar berkualitas.
Produk unggul dan berkualitas
Produk-produk yang diproduksi oleh MSF sudah melalui riset dan teregistrasi oleh Kementerian Pertanian sehingga merupakan produk unggul dan berkualitas. PT Multi Sarana Farma memiliki berbagai macam produk unggulan seperti Premiks dengan merek GF-82 dan Kombimix serta Multivitamin dengan merek Low Stress, Vitamix Blend, Hi Convit, Multibro dan Golden Egg Solution. Terbukti banyak peternakan yang menggunakan produk tersebut dalam jangka waktu lama dan tidak ingin berganti merek lain.
Produk unggulan lainnya adalah desinfektan seperti Bestadest, Bestadest-10 dan Matador-50. Selain kandungan zat aktif dan formulasi yang tepat, penggunaan yang mudah, desinfektan yang diproduksi memiliki aroma yang wangi. Selain itu, MSF juga memproduksi antibiotik dengan merek Cyproxan, Restrac Plus, Lincospec 10 Sol, Respon Plus, dan Multi Amproxi. Sedangkan untuk obat cacing bermerek Anthelmin 60% FG diproduksi untuk melengkapi kebutuhan para peternak.
PT Multi Sarana Farma turut berperan serta dalam kesehatan hewan ternak yang didukung profesionalisme sumber daya manusia yang unggul dalam menyediakan produk obat hewan yang aman dan berkualitas. Maka dari itu, peran sumber daya manusia sangat penting dalam penerapan sistem pemastian mutu yang memuaskan dan pembuatan obat hewan yang benar. MSF terus berupaya mengembangkan ruang lingkup dan produk obat yang lebih lengkap dengan tetap menjaga kualitas produk. Adv









